Dandim Karawang Perintahkan Babinsa Siaga Penuh Penanganan Banjir, Prioritaskan Keselamatan Warga

Komandan Kodim 0604/Karawang instruksikan Babinsa siaga penuh dalam penanganan banjir di Karawang. Prioritas utama adalah keselamatan warga, antisipasi meluasnya dampak bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dandim Karawang Perintahkan Babinsa Siaga Penuh Penanganan Banjir, Prioritaskan Keselamatan Warga
Komandan Kodim 0604/Karawang instruksikan Babinsa siaga penuh dalam penanganan banjir di Karawang. Prioritas utama adalah keselamatan warga, antisipasi meluasnya dampak bencana. (AntaraNews)

Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang, Letkol Infanteri Naryanto, telah mengeluarkan instruksi siaga penuh kepada seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kabupaten Karawang. Instruksi ini bertujuan untuk mengoptimalkan upaya penanganan bencana banjir yang melanda beberapa daerah di Karawang.

Langkah sigap ini diambil menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet. Kondisi ini telah mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, mengancam keselamatan serta harta benda masyarakat setempat.

Dandim Naryanto menekankan pentingnya peran Babinsa dalam memantau perkembangan debit air di sungai-sungai besar dan saluran drainase di wilayah binaan masing-masing. Kesiapsiagaan ini diharapkan mampu meminimalisir dampak buruk dari bencana banjir yang mungkin terjadi.

Letkol Infanteri Naryanto secara tegas memerintahkan seluruh personel TNI di tingkat desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meluasnya bencana banjir. Menurutnya, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap tindakan penanganan bencana.

"Saya perintahkan seluruh Babinsa untuk siaga penuh. Pantau terus perkembangan debit air di sungai-sungai besar maupun saluran drainase di wilayah binaan masing-masing," kata Dandim di Karawang, Jumat. Ia juga menegaskan bahwa Babinsa tidak hanya sekadar memantau, tetapi harus hadir langsung membantu warga terdampak banjir di lokasi kejadian.

Selain memberikan bantuan langsung, para Babinsa juga diwajibkan untuk aktif mengedukasi warga mengenai langkah-langkah evakuasi mandiri. Edukasi ini dinilai krusial agar masyarakat tidak panik saat menghadapi situasi darurat banjir.

"Kesadaran kolektif antara TNI dan warga diharapkan mampu meminimalisasi risiko korban jiwa maupun kerugian material," tambahnya, menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Dandim 0604/Karawang juga menginstruksikan jajarannya untuk terus bersinergi dengan berbagai instansi terkait dalam penanganan banjir. Kolaborasi ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), serta berbagai unsur relawan.

Sinergisitas ini menjadi hal yang krusial, khususnya dalam pemetaan wilayah terdampak banjir secara akurat. Selain itu, kerja sama lintas instansi juga sangat penting untuk memastikan pendistribusian bantuan logistik dapat berjalan lancar jika terjadi pengungsian di titik-titik tertentu.

Koordinasi yang baik antarpihak diharapkan dapat menciptakan respons yang cepat dan efektif dalam menghadapi situasi darurat. Hal ini termasuk dalam upaya penyediaan posko pengungsian dan dapur umum bagi warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Beberapa wilayah di Karawang telah menjadi perhatian khusus Dandim 0604/Karawang karena kerentanannya terhadap banjir. Area ini meliputi pemukiman di bantaran Sungai Citarum dan Cibeet, serta sejumlah daerah lain yang masuk kategori rawan banjir.

Menurut catatan BPBD Karawang, hingga saat ini ribuan keluarga yang tersebar di 11 desa di enam kecamatan telah terdampak banjir. Data ini menunjukkan skala bencana yang cukup signifikan di wilayah tersebut.

Wilayah yang dilanda banjir mencakup:

BPBD Karawang lebih lanjut melaporkan bahwa banjir di enam kecamatan tersebut telah merendam 939 rumah yang dihuni oleh 1.118 keluarga. Warga yang terdampak kini telah mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko lebih lanjut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi