Curhat sering diteror, Tamara Bleszynski disindir lagi akting
Merdeka.com - Artis Tamara Bleszynski menjadi saksi kasus penganiayaan yang menyeret Wayan Sobart sebagai tersangka. Sobart merupakan rekan Tamara yang melakukan tindak penganiayaan terhadap dirinya beberapa waktu lalu.
Di depan Majelis Hakim, Tamara curhat pasca peristiwa keributan antara ia dan Sobart, dirinya kerap mendapat teror.
"Setiap hari saya dibuntuti, diancam bahkan anak saya yang masih kecil juga di teror. Saya merasa tidak nyaman lagi sejak saat kejadian itu. Saya dikejar dan dijambak," ucap Tamara lirih di depan Hakim Ketua Gede Ginarsa, Denpasar, Selasa (18/10).
Hal itu, lanjut Tamara, membuat dirinya sudah tak nyaman lagi menetap di Cangu, Bali. Terkait teror yang diterima, Tamara mengaku sudah lapor ke desa adat banjar setempat.
"Saya benar benar setres saat itu. Terus dibayangi ketakutan. Kemana saya keluar dibuntuti, dia kejar saya terus dan bilang saya kena karma. Hanya itu yang saya dengar," ucapnya.
Janda Teuku Rafli ini pun melakukan visum atas tindakan penjambakan yang menyebabkan beberapa rambutnya putus. Pun demikian soal tuduhan terhadap terdakwa yang dikatakan menjambak rambut panjang Tamara. Dibantah terdakwa, Sobart. "Semua yang dikatakan ada benar dan salah. Tidak benar saya jambak dia," bantahnya.
Namun, segala curhatan Tamara itu dianggap hanyalah akting belaka mengingat latar belakang pekerjaannya.
"Sebelumnya anda sebagai aktris senetron ya. Dalam memerankan karakter sudah terbiasa akting. Saya rasa cukup," sindir kuasa hukum Sobart, Iswahyudi. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya