Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, menegaskan pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjangkau seluruh masyarakat di wilayahnya. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa (14/10) di Sentani, menyoroti urgensi program tersebut dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Inisiatif ini bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Program MBG dianggap krusial dalam mendukung kesehatan anak-anak dan secara signifikan menekan angka stunting di Kabupaten Jayapura. Yocku menekankan bahwa cakupan program harus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semua penerima manfaat yang membutuhkan. Hal ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah demi masa depan generasi muda di Papua yang lebih sehat dan cerdas.
Meskipun demikian, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Jayapura menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan yang perlu segera diatasi. Kendala tersebut terutama berkaitan dengan distribusi bahan makanan ke daerah pesisir dan pegunungan yang sulit dijangkau. Oleh karena itu, penguatan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Advertisement
Advertisement
Wakil Bupati Haris Yocku mengakui bahwa implementasi Program Makan Bergizi Gratis Jayapura masih menghadapi berbagai tantangan operasional. Salah satu kendala utama adalah masalah distribusi bahan makanan yang efektif ke wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Jayapura. Jarak antarwilayah yang jauh, terutama ke daerah pesisir dan pegunungan, menjadi hambatan signifikan dalam penyaluran logistik.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pemkab Jayapura berencana memperkuat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kerjasama erat dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan dinas sosial sangat diperlukan untuk menyelaraskan upaya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program secara menyeluruh dan merata.
Koordinasi yang lebih baik akan memastikan bahwa logistik dan penyaluran bantuan makanan dapat berjalan lebih lancar dan tepat waktu. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis Jayapura dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat yang tersebar. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk pemerataan gizi dan kesehatan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Saat ini, Kabupaten Jayapura memiliki 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi di berbagai lokasi. SPPG ini melayani sekitar 27.369 peserta didik dan non-peserta didik yang membutuhkan asupan gizi. Angka ini baru mencakup sekitar 42,87 persen dari total penerima manfaat yang ditargetkan oleh pemerintah daerah.
Total penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis Jayapura mencapai lebih dari 60.000 jiwa di seluruh wilayah. Kelompok ini meliputi bayi, ibu hamil, ibu menyusui, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Kesenjangan antara cakupan saat ini dan target menunjukkan perlunya upaya ekspansi yang lebih agresif.
Koordinator MBG Wilayah Kabupaten Jayapura, Rut Hastuti, menyatakan bahwa daerah ini membutuhkan setidaknya 36 SPPG. Jumlah ini diperlukan agar program dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara menyeluruh dan tanpa terkecuali. Pihaknya sedang berupaya memperluas jangkauan layanan MBG dengan persiapan matang.
Advertisement
Beberapa SPPG baru juga sudah mulai mempersiapkan diri dan melengkapi berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk operasional. Harapan ke depan adalah agar pelayanan Program Makan Bergizi Gratis Jayapura ini dapat menjangkau setiap kampung dan pelosok. Ini akan memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dari program penting ini demi masa depan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews