Cerita mendebarkan detik-detik longsor tebing Sungai Code
Merdeka.com - Tebing di pinggir Sungai Code, Yogyakarta, longsor. Tebing yang sudah ditalud dan berada di RT 2 RW 1, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta ini longsor pada Senin (6/3) sekitar pukul 08.20 WIB. Akibat longsornya tebing Sungai Code, puluhan warga terancam keselamatannya.
Jumadianto, salah seorang warga yang terdampak tebing longsor mengatakan, tanda-tanda longsor sudah tampak pada Minggu (5/3) malam. Sejumlah retakan terlihat pada talud tebing Sungai Code.
"Sebelum longsor ada suara seperti batu-batu yang saling beradu. Memang saat hujan deras di Hari Minggu (5/3) sudah ada beberapa retakan di tanggul dekat rumah saya," ujar Jumadianto saat ditemui di rumahnya, Selasa (7/3).
Jumadianto menceritakan, setelah melihat ada retakan di tebing, dia memerintahkan istrinya, Tumiyem untuk mengemasi sejumlah berkas-berkas penting. Jumadianto juga mengajak keluarga dan tetangga untuk meninggalkan rumah untuk sementara.
Tak berselang lama setelah Jumadianto mengambil inisiatif untuk meninggalkan rumah, tebing setinggi 30 meter itu pun longsor. Beruntung, longsoran tebing mengarah ke sungai, bukan ke rumah warga yang berada di sisi utara tebing yang longsor.
Iwan Hidayat, Sekretaris RT 02 mengatakan bahwa meskipun tebing sudah longsor tetapi masih ada potensi longsor susulan. Sebab, sambung Hidayat, masih ada retakan di sejumlah tebing di sisi sebelah tebing yang sudah longsor.
"Kami berharap agar segera ada tindak lanjut dari Pemkot Kota Yogyakarta. Sebab ada 9 rumah dan puluhan penghuninya yang terancam longsor susulan," jelas Hidayat.
Berdasarkan pantauan Merdeka.com di lokasi longsor, tinggi tebing longsor mencapai 30 meter dengan panjang sekitar 40 meter. Hingga saat ini tebing belum diperbaiki. Sejumlah personil dari BPBD, Tagana dan SAR melakukan penjagaan di rumah warga yang hanya berjarak sekitar 5 meter dari tebing yang longsor.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya