Calon Haji Kloter 5 Embarkasi Medan Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit

PPIH Embarkasi Medan melaporkan Calon Haji Kloter 5 tunda berangkat ke Tanah Suci karena sakit. Ini menambah jumlah jemaah yang tertunda dari Sumatera Utara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Calon Haji Kloter 5 Embarkasi Medan Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit
PPIH Embarkasi Medan melaporkan Calon Haji Kloter 5 tunda berangkat ke Tanah Suci karena sakit. Ini menambah jumlah jemaah yang tertunda dari Sumatera Utara. (AntaraNews)

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengumumkan penundaan keberangkatan satu calon haji dari Kloter 5. Calon haji ini terpaksa menunda perjalanan sucinya ke Tanah Suci karena kondisi kesehatan yang menurun. Keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menunaikan ibadah haji.

Calon haji yang menunda keberangkatan tersebut adalah Adi Suharto Samidjo dengan nomor manifes 146. Ia masih menjalani perawatan intensif sebelum dijadwalkan masuk Asrama Haji Medan pada hari keberangkatan kloternya. PPIH akan memfasilitasi keberangkatannya di kloter selanjutnya jika sudah dinyatakan sehat dan ada ketersediaan kursi.

Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, menjelaskan bahwa penundaan ini menambah total dua calon haji asal Sumatera Utara yang tertunda. Sebelumnya, Supartini Gino Salaman dari Kloter 3 juga menunda keberangkatan dengan alasan kesehatan serupa. Kedua jemaah ini diharapkan segera pulih agar dapat menunaikan ibadah haji.

Satu calon haji Kloter 5 Embarkasi Medan, Adi Suharto Samidjo, dipastikan menunda keberangkatannya ke Tanah Suci. Penundaan ini disebabkan oleh kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan ibadah haji. Adi Suharto Samidjo saat ini masih dalam perawatan intensif sebelum dapat bergabung dengan jemaah lainnya.

Zulkifli Sitorus, Ketua PPIH Embarkasi Medan, menyatakan bahwa Adi Suharto Samidjo dengan nomor manifes 146 belum dapat berangkat bersama Kloter 5. Ia akan diberangkatkan pada kloter penerbangan selanjutnya apabila kondisinya telah membaik dan tersedia kursi. Penundaan ini menunjukkan komitmen PPIH dalam menjaga kesehatan jemaah haji.

Dengan penundaan ini, total dua calon haji asal Sumatera Utara telah menunda keberangkatan mereka akibat sakit. Sebelumnya, Supartini Gino Salaman dari Kloter 3 juga mengalami penundaan. PPIH Embarkasi Medan terus memantau kondisi kesehatan para calon haji untuk memastikan mereka siap secara fisik dan mental.

Fase embarkasi calon haji asal Sumatera Utara melibatkan 5.922 jemaah yang berlangsung dari tanggal 22 April hingga 11 Mei 2026. Total kloter yang akan diberangkatkan oleh PPIH Embarkasi Medan adalah 17 kloter. Proses ini memerlukan koordinasi yang ketat untuk memastikan kelancaran keberangkatan seluruh jemaah.

Kloter 3 Embarkasi Medan, yang terdiri dari 358 calon haji asal Sumatera Utara, telah berangkat ke Tanah Suci pada Senin (27/4) pukul 00.05 WIB. Keberangkatan ini menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang. Pengawasan ketat terhadap kesehatan jemaah terus dilakukan oleh PPIH.

Sementara itu, Kloter 5 Embarkasi Medan terdiri dari calon haji dari enam kabupaten/kota di Sumatera Utara. Sebanyak 216 orang berasal dari Medan, 130 orang dari Tapanuli Selatan, dua orang dari Asahan, dua orang dari Deli Serdang, satu orang dari Pematangsiantar, dan satu orang dari Labuhanbatu Utara. Calon haji termuda di kloter ini berusia 15 tahun dari Medan, dan yang tertua berusia 83 tahun dari Tapanuli Selatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi