Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Caleg DPR Ini Pernah Menjadi Pengantar Piza hingga Pemungut Cacing

Caleg DPR Ini Pernah Menjadi Pengantar Piza hingga Pemungut Cacing Caleg NasDem Karna Brata Lesmana. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon anggota legislatif (Caleg) Karna Brata Lesmana menceritakan pengalaman hidupnya semasa kecil kepada para relawan di Fortune Star, Jakarta Utara. Caleg dari Partai NasDem tersebut bertutur bahwa ketika kecil banyak masalah yang dihadapi, di antaranya problematika sekolah Mandarin yang dilarang, perubahan nama asing, pendidikan, hingga perjalanannya menyambung hidup selama kuliah sebagai pengantar piza dan pemungut cacing yang saat ini dijadikan lipstik.

Pria berusia 59 tahun ini mengaku semakin mencintai tanah kelahirannya yaitu di daerah Kuitang, Jakarta. Alasan inilah yang mendorongnya untuk maju sebagai Caleg DPR Dapil III DKI Jakarta (Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu), agar bisa melanjutkan perjuangan membangun bangsa.

"Secara materi saya sudah berkecukupan, saya bukan konglomerat, tapi saya bersyukur. Maju sebagai DPR RI karena saya ingin memberikan dedikasi. Kita juga seharusnya bersyukur punya Pak Jokowi, beliau punya niat yang sangat baik, kita yakini itu dan target akhir Maret kita sudah punya MRT yang akan diresmikan. Dalam 4 tahun, Pak Jokowi mewujudkan mimpi kita yang nantinya akan menjalar ke mana-mana. Kita beruntung kenal Pak Jokowi dan harus dilanjutkan kembali," ujar Karna Brata dalam keterangan tertulis, Senin (18/3).

Ia mengajak para relawan untuk memilih pasangan presiden dan wakil presiden nomor urut 01 yakni Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Jangan pernah ragu untuk memilih Pak Jokowi sebagai presiden periode selanjutnya. Kalau di DPR RI-nya, jika sudah ada yang berbuat baik dan berdampak bagi lingkungan, pilih lagi. Tapi, jika belum ada yang berbuat, berikan kesempatan kepada saya untuk bisa memperjuangkan kalian, rakyat Indonesia," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Karna Brata membeberkan kontrak politik atau janji politik secara tertulis, ketika dia terpilih duduk di Senayan.

Dia berjanji akan memberikan gaji dan fasilitas yang diterimanya nanti kepada rakyat. Kemudian akan menjadi katalis perubahan di DPR dengan mengedepankan transparansi. Membuat rumah aspirasi untuk menampung pengaduan masyarakat dan mencarikan solusi.

"Tujuannya, bapak ibu bisa menyampaikan keluhan yang dirasakan baik itu masalah lingkungan, ekonomi. Dan sebagai wakil rakyat dari Partai NasDem tugas saya memperjuangkan kalian, kita bersama-sama bisa memberikan aspirasi atau masukan bisa melalui WhatsApp atau email. Itu sebabnya saya buatkan rumah aspirasi rakyat," kata Karna Brata.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP