Bupati Morowali Utara (Morut), Delis J Hehi, baru-baru ini merealisasikan janji politiknya dengan membagikan ribuan paket seragam sekolah gratis kepada siswa-siswi di wilayahnya. Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara merata.
Sebanyak 20.648 paket seragam telah didistribusikan kepada peserta didik jenjang SD dan SMP di seluruh Kabupaten Morut. Inisiatif ini bertujuan utama untuk meringankan beban finansial para wali murid serta memastikan setiap anak memiliki akses yang sama terhadap perlengkapan sekolah.
Pembagian seragam sekolah ini juga menjadi pilar penting dalam mewujudkan program "Morut Cerdas" yang digagas oleh pemerintah daerah. Program ini berfokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.
Advertisement
Advertisement
Dalam program pembagian seragam sekolah ini, total 20.648 paket telah disalurkan kepada siswa-siswi di Morowali Utara. Rinciannya, 15.045 paket diberikan kepada siswa SD, terdiri dari baju putih, rok/celana merah, topi, dasi, dan tas sekolah. Sementara itu, 5.603 paket seragam ditujukan untuk siswa SMP, lengkap dengan baju putih, rok/celana biru, dasi, topi, dan tas.
Bupati Delis J Hehi menegaskan bahwa seragam sekolah adalah salah satu kebutuhan dasar yang esensial bagi setiap siswa dalam menjalankan aktivitas pendidikan mereka. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Morut berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan di daerah.
Melalui bantuan seragam sekolah gratis ini, pemerintah daerah berharap dapat secara signifikan meringankan beban finansial yang ditanggung oleh wali murid atau orang tua siswa. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi memikirkan biaya untuk membeli seragam baru, sehingga dapat mengalokasikan dana untuk kebutuhan pendidikan lainnya.
Advertisement
Pemerintah Kabupaten Morut juga bertekad kuat untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anak usia sekolah di daerah tersebut yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal. Intervensi melalui program "Morut Cerdas" menjadi jembatan utama untuk mencapai tujuan mulia ini, menjamin akses pendidikan yang merata bagi semua.
Advertisement
Program "Morut Cerdas" tidak hanya berfokus pada pembagian seragam, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan utama lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan. Ini termasuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi asal Morowali Utara, pembebasan uang komite sekolah untuk meringankan beban orang tua, serta dukungan untuk pendidikan ke luar negeri melalui kerja sama dengan institusi internasional.
Bupati Delis J Hehi menekankan bahwa pendidikan merupakan ujung tombak fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. "Tidak ada alasan bagi daerah tidak memberikan hak dasar pendidikan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," ujarnya, menunjukkan komitmen kuat terhadap masa depan generasi muda.
Komitmen ini tercermin dari peningkatan konsisten Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Morowali Utara. Pada tahun 2024, IPM daerah ini mencapai 71,64 persen, menunjukkan kenaikan 0,90 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi indikator positif kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Advertisement
Pencapaian IPM yang signifikan ini tidak terlepas dari berbagai intervensi program yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan. Bupati Delis menyatakan, "Tentu nilai IPM kami upayakan semakin naik. Pencapaian ini tidak terlepas dari intervensi program peningkatan mutu pendidikan." Ini menunjukkan upaya berkelanjutan pemerintah daerah.
Sumber: AntaraNews