Bupati Jayapura Minta Peserta Didik Jauhi Narkoba, Perkuat Pencegahan di Sekolah

Bupati Jayapura Yunus Wonda menyerukan seluruh peserta didik untuk menjauhi narkoba, mengingat peredaran narkotika yang marak di kalangan pelajar dan pentingnya pencegahan narkoba di Jayapura.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Jayapura Minta Peserta Didik Jauhi Narkoba, Perkuat Pencegahan di Sekolah
Bupati Jayapura Yunus Wonda menyerukan seluruh peserta didik untuk menjauhi narkoba, mengingat peredaran narkotika yang marak di kalangan pelajar dan pentingnya pencegahan narkoba di Jayapura. (AntaraNews)

Bupati Jayapura Yunus Wonda secara tegas meminta seluruh peserta didik di semua jenjang pendidikan di wilayahnya untuk menjauhi narkoba. Pernyataan ini disampaikan dalam upaya serius menekan peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan.

Imbauan tersebut didasari informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura yang mengungkap maraknya peredaran narkotika di kalangan pelajar. Situasi ini mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah proaktif dalam melindungi generasi muda.

Berbicara di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Sabtu (07/3), Bupati Wonda menekankan bahwa narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan bebas narkoba.

Yunus Wonda menegaskan bahwa narkotika memiliki dampak destruktif terhadap potensi dan masa depan generasi muda. Penggunaan zat terlarang ini tidak hanya merugikan individu tetapi juga menghambat kemajuan daerah secara keseluruhan.

Informasi dari BNN Kabupaten Jayapura menjadi dasar kuat bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan. Data tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkotika kini telah menyasar lingkungan sekolah, menuntut respons yang cepat dan terkoordinasi.

Pemerintah Kabupaten Jayapura berkomitmen untuk melindungi pelajar dari bahaya narkoba. Upaya ini mencakup berbagai program edukasi dan pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Bupati Wonda secara khusus mengajak para guru untuk berperan aktif dalam pengawasan peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Guru diharapkan tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membimbing siswa menjauhi bahaya ini.

"Para guru terus mengingatkan siswa mengenai narkoba baik saat belajar di dalam kelas maupun saat kegiatan upacara setiap Senin," ujar Bupati Wonda. Pesan ini harus disampaikan secara konsisten agar kesadaran akan bahaya narkoba tertanam kuat pada diri siswa.

Selain guru, Bupati juga mengharapkan sinergi dari pihak kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini penting untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dan memastikan lingkungan sekolah aman dari ancaman tersebut.

"Mari bersama-sama kami menciptakan generasi muda Kabupaten Jayapura yang cerdas dan bebas dari narkoba," ajak Yunus Wonda, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor.

Pendidikan diakui sebagai kunci utama dalam membentuk masa depan generasi muda yang cerdas dan berintegritas. Melalui pendidikan, siswa memiliki kesempatan besar untuk meraih cita-cita dan menjadi pemimpin di daerahnya.

Bupati Jayapura menekankan bahwa proses belajar mengajar harus berjalan lancar tanpa gangguan dari ancaman narkoba. Lingkungan sekolah yang kondusif adalah prasyarat bagi tercapainya tujuan pendidikan yang berkualitas.

Untuk memastikan hal tersebut, pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan di setiap sekolah. Pengawasan ini bertujuan untuk memonitor kegiatan belajar mengajar sekaligus mengantisipasi potensi masuknya narkoba ke lingkungan pendidikan.

Langkah-langkah preventif dan edukatif akan terus ditingkatkan guna membentengi peserta didik dari pengaruh buruk narkotika. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kabupaten Jayapura.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi