Bupati Bangka, Fery Isnani, menyatakan keyakinannya bahwa pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Fery Isnani di Sungailiat pada Jumat, 6 Maret, menyoroti dampak positif dari kontribusi ZIS.
Menurut Bupati, dana ZIS yang terkumpul dan disalurkan secara transparan oleh Baznas mampu memberikan bantuan signifikan. Berbagai program telah dijalankan, mencakup bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan pendidikan, yang secara langsung menyentuh kebutuhan warga.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya komprehensif pemerintah daerah Kabupaten Bangka untuk mengentaskan kemiskinan dan mengatasi masalah stunting. Kolaborasi antara pemerintah dan Baznas diharapkan dapat menciptakan dampak berkelanjutan bagi penduduk setempat.
Advertisement
Advertisement
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Bangka telah menunjukkan efektivitasnya sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang transparan. Organisasi ini secara konsisten menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengelola dana ZIS dari masyarakat.
Berbagai program unggulan telah diluncurkan oleh Baznas untuk mendukung peningkatan kualitas hidup. Program-program tersebut meliputi inisiatif di sektor kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan pendidikan.
Kontribusi Baznas tidak hanya terbatas pada bantuan langsung, tetapi juga terlibat dalam program pemerintah yang lebih luas. Hal ini termasuk pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu dan berbagai upaya pengentasan kemiskinan.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Kabupaten Bangka memberikan apresiasi tinggi kepada Baznas atas keterlibatannya dalam program-program vital. Salah satunya adalah intervensi dalam penanganan kasus stunting yang menjadi perhatian serius daerah.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka tahun 2025, tercatat lebih dari 200 kasus stunting di wilayah tersebut. Angka ini menunjukkan urgensi penanganan yang terpadu dan berkelanjutan.
Bupati Fery Isnani menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Peran serta masyarakat, termasuk melalui penyaluran dana ZIS, menjadi sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.
Advertisement
Sinergi antara pemerintah dan Baznas dalam mengatasi stunting dan kemiskinan mencerminkan komitmen bersama. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera bagi seluruh warga Bangka.
Advertisement
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery Isnani juga menyerukan kepada seluruh umat Muslim yang mampu untuk menunaikan zakat, infak, atau sedekah. Ia menekankan bahwa sebagian harta yang dikeluarkan akan sangat membantu masyarakat miskin yang membutuhkan.
Ketua Baznas Kabupaten Bangka, Nasir Hasan, menjelaskan strategi untuk meningkatkan penerimaan ZIS. Pihaknya mengoptimalkan sosialisasi langsung kepada pihak swasta, kelompok masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengeluarkan ZIS sebagai bentuk kepedulian sosial. Dengan demikian, umat Muslim yang memiliki kemampuan harta diharapkan dapat menyisihkan sebagian rezeki mereka.
Advertisement
Baznas Kabupaten Bangka menargetkan penerimaan ZIS mencapai Rp2 miliar pada tahun 2026. Nasir Hasan optimistis target ini dapat tercapai, melihat antusiasme umat Muslim dalam bersedekah.
Sumber: AntaraNews