Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap, Maria Lemas Dituntut 6 Tahun Penjara

Senin, 18 Maret 2019 22:12 Reporter : Erwin Yohanes
Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap, Maria Lemas Dituntut 6 Tahun Penjara Ibu asal Sumba bunuh bayi sendiri dituntut 6 tahun. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Maria Leda Tondu hanya bisa pasrah saat mendengar jaksa menuntutnya 6 tahun penjara. Perbuatannya membunuh sang buah hati hasil hubungan gelapnya, harus dibayar dengan ancaman kurungan.

Wanita asli Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini pun hanya bisa menitikkan air mata dan mengaku telah menyesali perbuatannya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) J Effendi menilai, ia telah terbukti dengan sengaja melakukan tindakan pembunuhan kepada anak yang baru dilahirkannya.

"Menuntut terdakwa Maria Leda Tondu dengan hukuman 6 tahun penjara" ujar jaksa, Senin (18/3).

Jaksa menyatakan, terdakwa dengan sengaja membunuh bayi yang baru dilahirkanya. Dia pun didakwa sesuai dengan pasal 341 KUHPidana.

Penasihat hukum Maria, Arip Budi Prasetijo menyatakan, terkait tingginya tuntutan pihaknya akan mengajukan pembelaan pada persidangan mendatang. "Kita ajukan pembelaan," tukasnya.

Maria Leda Tondu diketahui bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di rumah Jou A Moy yang berada di Komplek Perumahan Kejawen Putih, Surabaya. Pekerjaan itu dia jalani hanya untuk menutupi kehamilannya dari hasil hubungan gelap sang kekasih yang berada di NTT.

Sewaktu terdakwa merasa kandungannya akan melahirkan, terdakwa segera beranjak masuk ke kamar mandi untuk melakukan proses kelahiran sendiri. Begitu sang bayi lahir, terdakwa langsung membungkam mulut serta hidung sang bayi tersebut selama kurang lebih 10 menit.

Setelah yakin bayi tersebut sudah meninggal, kemudian terdakwa mengambil tas kresek warna hitam yang sudah dipersiapkan dan membuangnya di tempat sampah. Hingga akhirnya, mayat bayi tersebut ditemukan warga dan polisi. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini