BSG Salurkan Bantuan Banjir Sitaro, Wujud Nyata Kepedulian untuk Korban di Pulau Siau

PT Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan bahan pokok bagi korban banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebagai respons cepat terhadap musibah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BSG Salurkan Bantuan Banjir Sitaro, Wujud Nyata Kepedulian untuk Korban di Pulau Siau
PT Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan bahan pokok bagi korban banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebagai respons cepat terhadap musibah. (AntaraNews)

PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) bergerak cepat menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga terdampak bencana. Aksi ini dilakukan menyusul musibah banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian BSG terhadap sesama yang tengah menghadapi kesulitan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan di Kantor Kecamatan Siau Timur pada hari Rabu, 7 Januari, untuk meringankan beban para pengungsi. Bantuan berupa sembako dan berbagai kebutuhan pokok mendesak diprioritaskan bagi keluarga yang paling membutuhkan. Langkah proaktif ini menegaskan komitmen BSG untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

Bencana banjir bandang sendiri diketahui menerjang beberapa desa di Pulau Siau pada Senin dini hari, 5 Januari, menyebabkan kerugian besar. Insiden tragis tersebut mengakibatkan setidaknya 16 orang meninggal dunia, memicu duka mendalam bagi warga setempat. BSG berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan penderitaan para korban.

Kepedulian BSG untuk Korban Banjir Sitaro

Pemimpin Cabang BSG wilayah Siau, Cheryl Humiang, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini adalah bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap sesama yang terkena bencana alam. Bantuan yang diberikan meliputi sembako dan kebutuhan pokok esensial. Hal ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi dan warga terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Kecamatan Siau Timur, disaksikan oleh jajaran pimpinan BSG Siau. Cheryl Humiang didampingi oleh Wakil Pemimpin Cabang BSG Siau, Jeffry Tangel, dalam momen penting tersebut. Kehadiran mereka menegaskan komitmen "Torang pe Bank" yang selalu siap sedia di tengah masyarakat, terutama saat musibah.

Humiang menyampaikan empati mendalam atas musibah yang menimpa warga Siau. "Kami berharap bantuan natura ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. Ini adalah wujud nyata kepedulian BSG untuk selalu bersinergi dan membantu masyarakat di masa-masa sulit," ujar Cheryl.

Apresiasi dan Distribusi Bantuan BSG Peduli

Pemerintah Kecamatan Siau Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya atas langkah proaktif Bank SulutGo. Bantuan yang disalurkan oleh BSG ini sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang memulihkan diri dari dampak bencana. Kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah daerah sangat krusial dalam penanganan darurat.

Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada titik-titik pengungsian atau keluarga yang paling membutuhkan di wilayah terdampak bencana. Proses distribusi ini akan dilakukan dengan cermat untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling berhak. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mempercepat penyaluran.

Aksi sosial ini merupakan bagian integral dari program BSG Peduli Bencana, sebuah inisiatif berkelanjutan dari Bank SulutGo. Program ini secara khusus bertujuan untuk membantu pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Dampak Tragis Banjir Bandang Sitaro dan Penanganan Darurat

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro melaporkan dampak mengerikan dari banjir bandang. Bencana alam tersebut menerjang beberapa desa/kampung di Pulau Siau pada Senin, 5 Januari, dini hari. Akibatnya, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia, dan pencarian korban masih terus dilakukan.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kepulauan Sitaro, Sonny Belseran, menjelaskan upaya penanganan darurat yang telah dilaksanakan. Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat setempat bahu-membahu dalam operasi penyelamatan. Prioritas utama adalah mencari, menyelamatkan, dan mengevakuasi korban yang masih hilang atau terjebak.

Selain evakuasi, penanganan darurat juga meliputi pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor dan banjir. Pemulihan sejumlah fasilitas umum yang strategis juga menjadi fokus utama. Upaya ini penting untuk mengembalikan fungsi vital infrastruktur dan memungkinkan bantuan lebih mudah menjangkau lokasi terdampak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi