Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Briptu FA Ditahan Propam Polrestabes Surabaya, Diduga Tipu Wanita yang Dikenal Lewat Medsos

Dia diringkus setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik atas laporan seorang wanita.


Penangkapan terhadap oknum polisi berinisial FA ini dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono.

"Ketika penyelidikan sudah memanggil (Briptu FA) sebanyak 2 kali, tapi tidak hadir. Lalu, lapor ke pimpinan dan ambil sikap untuk menurunkan provost," kata Hendro, Rabu (15/5).

Laporan yang dilayangkan seorang wanita terhadap Biptu FA itu kini telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. 

Briptu FA Ditahan Propam Polrestabes Surabaya, Diduga Tipu Wanita yang Dikenal Lewat Medsos

Briptu FA masih berada dalam tahanan provost.

"Yang bersangkutan tidak hadir 2 kali, kami naikkan status penanganan dari lidik (penyelidikan) ke sidik (penyidikan)," ujarnya.

Hendro menegaskan FA telah diringkus di Surabaya dan ditahan di sel tahanan khusus Sie Propam Polrestabes Surabaya.

Kasus yang membelit Briptu FA diketahui berawal dari laporan seorang wanita berinisial IA dengan nomor LP/B/165/II/2024/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim.

Pelapor dan Briptu FA diketahui merupakan seorang teman yang dikenal melalui media sosial. Briptu FA sendiri diketahui berdinas di Polsek Sukomanunggal, Surabaya.

Dalam kasus ini, Briptu FA dilaporkan korbannya lantaran menggelapkan motor Honda Vario 150 milik korban sejak 22 Februari 2024. Selain motor, Briptu FA juga dilaporkan atas penipuan uang senilai total Rp14 juta.

Kisah Pilu Gadis di Surabaya: Mengadu Dicabuli Kakak, Malah Digilir Ayah Kandung dan 2 Paman
Kisah Pilu Gadis di Surabaya: Mengadu Dicabuli Kakak, Malah Digilir Ayah Kandung dan 2 Paman

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menyatakan, keempat pelaku sudah ditangkap pihaknya.

Baca Selengkapnya
Reaksi PDIP Bila Maruarar Sirait Gabung TKN Prabowo-Gibran
Reaksi PDIP Bila Maruarar Sirait Gabung TKN Prabowo-Gibran

PDIP tidak pernah memaksa siapapun untuk tetap berada atau memilih keluar.

Baca Selengkapnya
Kombes Polisi ini 'Selalu Bangun Tak Pernah Tidur', Sosoknya Jebolan Brimob Kini Urusi Duit Satu Polda
Kombes Polisi ini 'Selalu Bangun Tak Pernah Tidur', Sosoknya Jebolan Brimob Kini Urusi Duit Satu Polda

Tak terkira, ada satu jebolan Brimob yang kini punya tugas khusus di Polri.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dipicu Dendam, Seorang Santri di Palangka Raya Bunuh Ustazah
Dipicu Dendam, Seorang Santri di Palangka Raya Bunuh Ustazah

Korban meninggal dengan lima luka tusuk pisau di wajah dan badan

Baca Selengkapnya
Bantah Dukung Ganjar, Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon Deklarasi Prabowo-Gibran
Bantah Dukung Ganjar, Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon Deklarasi Prabowo-Gibran

Adib mengatakan, Prabowo dan Gibran adalah kombinasi pemimpin yang pas.

Baca Selengkapnya
Setiap Sabtu, Relawan Prabowo-Gibran Bakal Pakai Baju Biru Langit saat Kampanye
Setiap Sabtu, Relawan Prabowo-Gibran Bakal Pakai Baju Biru Langit saat Kampanye

Sabtu akan dijadikan sebagai hari biru langit, hari biru muda ceria se-Indonesia.

Baca Selengkapnya
Polisi Tembak Wanita saat Ngamar Bareng di Kendari
Polisi Tembak Wanita saat Ngamar Bareng di Kendari

Polisi itu kini diperiksa Propam Polda Sulawesi Tenggara.

Baca Selengkapnya
Menilik Kondisi Kota Surabaya Tahun 1600-an, Dua Putra Bupati Berebut Jadi Pemimpin
Menilik Kondisi Kota Surabaya Tahun 1600-an, Dua Putra Bupati Berebut Jadi Pemimpin

Surabaya pernah jadi daerah paling kuat di Jawa bagian timur

Baca Selengkapnya