Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Brimob yang tewas di Stasiun Kiara Condong pengawal arus mudik

Brimob yang tewas di Stasiun Kiara Condong pengawal arus mudik Anggota Brimob Polda Jabar tewas disambar kereta. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota Brimob Polda Jabar Bripda Ocki Anesta Setiawan tewas mengenaskan di Stasiun Kiaracondong Bandung. Badannya terlindas kereta api patas usai gagal melompat. Badan Ocki terbagi dua oleh roda kereta yang berputar dengan kecepatan 40 kilometer/jam.

Kepala Stasiun Kiaracondong Bandung Dananjaya menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.05 WIB. Ocki yang rencananya akan mengawal perjalanan mudik kereta api Bandung-Jakarta baru saja tiba dari Cicalengka.

"Korban ini akan mengawal kereta keberangkatan Bandung-Jakarta pukul 13.25 WIB," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (22/7).

Nahas menimpa Ocki. Kereta yang mengangkutnya ternyata tidak berhenti di stasiun Kiaracondong. Kereta dari arah Timur itu berhenti di Stasiun Bandung. Dengan berseragam lengkap dan senjata Ocky melompat dengan posisi tidak sempurna.

Rompinya menyangkut di gagang pintu kereta, sedangkan badannya bergelayut dan terseret hingga beberapa meter di jalur III. "Pas olah TKP badan dan kepalanya terpisah," jelasnya.

Dia menjelaskan, saat kereta melaju sebenarnya tidak diperkenankan menaikkan dan menurunkan penumpang. "Kayaknya ini nekat, karena belum pernah ada penumpang seberani ini melompat," jelasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, di stasiun Kiaracondong Bandung sejak H-7 lebaran 21 anggota Brimob melakukan pengawalan melekat. "21 anggota ini dibagi-bagi ada yang diam di stasiun ada yang melekat ikut perjalanan kereta. Korban ini akan ikut perjalanan ke Jakarta," ucapnya.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Adapun jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP