Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPOM Keluarkan Izin, Sultan HB X Siap Disuntik Vaksin Covid-19

BPOM Keluarkan Izin, Sultan HB X Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X hingga saat ini belum menjalani vaksinasi Covid-19. Kondisi ini disebabkan saat ini Sultan berusia 74 tahun.

Terkait vaksinasi, Sultan menuturkan dirinya siap untuk disuntik. Terlebih saat ini BPOM telah menyetujui penggunaan vaksin Sinovac bagi lansia.

"Oh ya vaksin tho (jika sudah ada vaksin Covid-19 untuk lansia)," ujar Sultan, Senin (8/2) di Kantor Gubernur DIY, Senin (8/2).

Dia menyebut jika saat rapat dengan Presiden Jokowi dan Gubernur di Jawa Bali, hanya dirinya yang belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

"Kemarin waktu saya rapat dengan Presiden saya bilang dari semua yang hadiri di sini rapat, saya sendiri yang belum divaksin. Karena Sinovacnya hanya sampai 59 tahun," ungkapnya.

Sultan sendiri berharap agar dalam waktu dekat segera ada vaksin bagi lansia. "Semoga lebih cepat lebih baik (ada vaksin Covid-19 untuk lansia)," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech untuk orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun. Hal ini disampaikan Juru bicara Vaksinasi Covid-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia.

"Betul BPOM telah memberikan persetujuan (penggunaan vaksin Sinovac) untuk lansia," katanya kepada merdeka.com, Minggu (7/2).

BPOM melalui pionas.pom.go.id menjelaskan, bagi lansia di atas 60 tahun, vaksin Sinovac akan disuntikkan ke dalam otot (intramuscular) sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis. Penyuntikan akan dilakukan sebanyak dua kali dengan selang waktu 28 hari.

Rentang waktu penyuntikan vaksin untuk lansia ini berbeda dengan kelompok umur 18 sampai 59 tahun. Pada kelompok umur 18 sampai 59 tahun, penyuntikan vaksin dilakukan sebanyak dua kali dengan selang waktu 14 hari.

Namun, vaksin sama-sama disuntikkan ke dalam otot sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah tengah melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 181.554.465 warga Indonesia yang berusia 18 sampai 59 tahun. Vaksinasi dilakukan secara bertahap, dimulai dari tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan.

Data Sabtu (6/2), tercatat ada 914.303 tenaga kesehatan dan perwakilan penerima vaksin Covid-19 perdana sudah divaksinasi. Rinciannya, 777.096 orang divaksinasi tahap satu dan 137.207 orang pada tahap dua.

Adapun jumlah sasaran tenaga kesehatan yang akan divaksinasi Covid-19 sebanyak 1.593.620. Tenaga kesehatan yang sudah melakukan registrasi ulang mencapai 1.564.789 orang.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP