Bobby Nasution Ajak Keluarga Naik Perahu Karet di Sungai Deli
Merdeka.com - Calon wali kota Medan peraih suara terbanyak Pilkada 2020, Bobby Nasution berakhir pekan dengan mengarungi Sungai Deli, Minggu (7/2). Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) membawa putrinya, Sedah Mirah Nasution.
Bobby dan rombongan mengarungi Sungai Deli menggunakan tiga perahu karet. Mereka memulai perjalanannya dari sekitar Jalan Badur, Medan.
Saat mengarungi sungai, Bobby duduk di tengah perahu sambil menggendong Sedah Mirah Nasution. Sekitar 10 menit mengarungi sungai, mereka finish di Jalan Palang Merah, sekitar home stay Komunitas Peduli Anak Sungai Deli (Kopasude). Di lokasi itu, Bobby berbincang dan makan bersama warga sekitar.
Bobby mengaku ingin mengenalkan langsung kepada keluarganya kepada masyarakat. Istrinya, Kahiyang Ayu, walaupun tidak ikut berperahu tampak mendampinginya bertemu warga.
"Ceritanya, anak saya ini yang sulung Sedah Mirah suka main air. Di rumah sering main kapal-kapalan. Kali ini dia mau naik kapal betulan, perahu. Ya kita bawalah sekalian mengenalkan langsung Sungai Deli kepada anak dan keluarga," ucap Bobby.
Namun di balik liburan sederhana dengan keluarganya, Bobby juga membawa pesan revitalisasi Sungai Deli sebagai bagian Kota Medan. Menurutnya, sungai ini harus bisa dibenahi dan jadi cerminan tata kota yang menarik di Kota Medan. Perekonomian di sekitarnya harus tumbuh, dan warga pun merasa aman.
"Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat, komunitas, agar Sungai Deli ini bisa kita benahi bersama. Banyak cara yang bisa kita terapkan demi kebaikan Sungai Deli dan Kota Medan," kata Bobby.
Di sela-sela silaturahmi dengan sekitar 12 KK di home stay Kopasude yang masuk ke dalam Kelurahan Hamdan Kecamatan Medan Maimun itu, Bobby Nasution juga mendengar harapan dari warga.
Seorang warga, Rina Baiduri, berharap Bobby Nasution tidak menggusur warga yang tinggal di pinggiran Sungai Deli. Dia juga ingin anak-anak di lingkungannya mendapat jaminan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk menopang pendidikan mereka. "Pak Bobby tolong kami ini jangan digusur," ucapnya.
Bobby menjawab harapan Rina yang mewakili warga yang tinggal di pinggiran Sungai Deli. "Kalau manfaatnya bagi masyarakat lebih banyak dari mudharatnya, insya Allah jauh dari kata gusur menggusur. Tapi andai masyarakat di sini malah banyak menderita karena sering kebanjiran, hingga membahayakan nyawa, kita cari solusi bersama," jelasnya.
Sementara itu komunitas Kopasude berharap tidak ada lagi pembangunan gedung-gedung besar di sekitar Sungai Deli. Pembangunan itu dianggap sebagai salah satu dalang banjir di Kota Medan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya