Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini cuaca di Jabodetabek. Diprekirakan akan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat mulai tanggal 4-8 Maret 2026. Hal tersebut berdasarkan update per Sabtu (4/4) sekira pukul 08.48 Wib.
"Peringatan dini cuaca Jabodetabek: waspada wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat dari 4 - 8 April 2026," tulis BMKG di akun Instagram resmi @infobmkg.
Pada tanggal 4 Maret 2026, diprediksi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah seperti Kota Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Selanjutnya, hujan lebat hingga sangat lebat di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kabupaten Bogor. BMKG juga mengimbau peringatan dini angin kencang di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Lalu, ada tanggal 5 Maret 2026, seluruh wilayah Jabodetabek diprediksi terjadi hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, pada 6 Maret 2026, Kabupaten Bogor diprediksi hujan lebat hingga sangat lebat, dan sisanya hujan sedang hingga lebat.
Curah hujan pada 7 April 2026 diprediksi menurun, hanya hujan sedang hingga lebat yang terjadi di sejumlah wilayah seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, dan Kabupaten Bogor. Sementara pada tanggal, hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
BMKG menjelaskan potensi dampak curah sedang hingga lebat ayau waspada, yaitu ada potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan, luapan air sungai, dan longsor. Selain itu, pada level hujan lebat hingga sangat lebat atau siaga berpotensi banjir, banjir bandang, dan longsor.
Advertisement
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap bersiaga dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Advertisement
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulisnya dalam keterangan.
Selain itu, BMKG mengajak masyarakat untuk memantau laporan bencana secara real-time melalui laman PetaBencana.id.