BMKG: Gempa Bekasi Jenis Dangkal, Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat

Gempa ini dirasakan di gedung-gedung tingi Jakarta hingga membuat orang-orang berhamburan keluar.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
BMKG: Gempa Bekasi Jenis Dangkal, Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto) (© 2025 Liputan6.com)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini mengatakan wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa tektonik.

Hasil analisa BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,7. Episenter gempa terletak pada koordinat 6.52 LS dan 107.25 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 19 kilometer Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh sumber gempa sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa ini dirasakan di wilayah Bekasi dengan Skala Intensitas III - IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu - Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, diluar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).

Di Purwakarta, Cikarang dan Depok dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu),

Di Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Di Tangerang, Pandegalang, Cianjur dan Pelabuhanratu, Lebak dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Rekomendasi