BJ Habibie tak ingin berpisah dari AM Fatwa
Merdeka.com - Presiden RI ke 3 BJ Habibie mengaku sangat kehilangan sosok dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Andi Mappetahang Fatwa atau yang akrab disapa AM Fatwa. Fatwa mengembuskan napas terakhir di RS MMC, Jakarta Selatan, sekitar pukul 06.24 WIB, Kamis (14/12).
"Dia selalu memperjuangkan pikiran rakyat, pro rakyat, dia memperjuangkan keadilan, pemerataan, dan supaya SDM di Indonesia maju terus berbudaya, berakhlak baik, dan dia adalah salah satu panutan dari keluarga pejuang bangsa kita," kata Habibie usai melakukan salat jenazah Fatwa, Jalan Condet Pejaten Raya, Jakarta Selatan, Kamis (14/12).
Habibie mengaku sebenarnya dirinya tak ingin berpisah terhadap Fatwa yang sudah dianggap sebagai pejuang bangsa Indonesia oleh dirinya. Oleh karena itulah dirinya tak ingin apa yang sudah diperjuangkan oleh Fatwa tak menjadi sia-sia begitu saja.
"Dan saya tidak mau berpisah dengan beliau, dengan pejuang-pejuang mereka hadir di dalam dimensi yang lain, tapi mereka ada di antara kita, agar supaya perjuangan beliau dan yang lain itu tidak cuma-cuma," ngakunya.
Selain itu, Habibie berharap agar masyarakat Indonesia bisa melanjutkan perjuangan dari Fatwa, meskipun dirinya sebagai pahlawan yang belum semua orang banyak kenal.
"Saya menyampaikan kita bersama-sama melanjutkan perjuangan itu, pahlawan-pahlawan kita yang dikenal maupun tidak dikenal, dan beliau adalah salah satunya," ujarnya.
Habibie berjanji akan melanjutkan perjuangan Fatwa, karena hal itu agar supaya Indonesia tetap terus maju dan disegani oleh negara lain.
"Saya berdiri disini dan saya kenal baik. Kepada keluarganya, istrinya dan anak-anaknya saya ucapkan simpati sedalam-dalamnya. beliau adalah kawan seperjuangan saya dan yang lain. Insya Allah kita lanjutkan agar supaya Indonesia terus maju," tandasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya