BIJB dan Mount Fuji Shizuoka Airport buka peluang kerja sama
Merdeka.com - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jabar membuka peluang kerja sama dengan Mount Fuji Shizuoka Airport, Jepang. Kerja sama itu nantinya diharapkan bisa menghasilkan rute penerbangan baru dari BIJB, Majalengka, Jawa Barat dan Shizuoka yang memiliki ikon Gunung Fuji.
Pertemuan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BIJB, dengan Mount Fuji Shizuoka Airport tersebut digelar, Kamis (2/11) waktu setempat. Hadir Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang didampingi Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra. Adapun dari pihak Shizuoka, Manager Mount Fuji Shizuoka Airport, Kakesawa.
"Kami berharap ada penerbangan langsung dari Shizuoka ke Jabar dan sebaliknya, supaya bisa dipakai juga untuk pemasaran produk kedua wilayah. Ini juga bisa memperluas banyak kerja sama di bidang pariwisata," kata Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan, dalam rilis yang diterima merdeka.com.
Aher mengatakan banyak hal yang dapat dikerjasamakan dengan Shizuoka, mulai dari pendidikan, budaya, ekonomi, perkebunan, ketahanan pangan, sampai pariwisata. Namun tentu keran kerja sama itu akan terbuka jika rute penerbangan dari Jawa Barat dan Shizuoka sudah terlaksana.
Sementara itu, Virda Dimas Ekaputra mengatakan, meski potensi penumpang yang datang dan pergi dari bandara tidak terlalu banyak, namun potensi kargo atau angkutan barang dari bandara tersebut cukup besar.
"Kalau dilihat kondisi saat ini, Bandara Shizuoka belum agak besar, untuk potensi direct flight dadi BIJB masih agak berat. Artinya BIJB kemungkinan besar yang akan ada adalah penerbangan dengan Bandara Haneda di Tokyo. Kalau sudah diperluas, kemungkinan bisa dengan BIJB," ujarnya.
BIJB sendiri rencananya akan diperluas dari 12.093 meter persegi jadi 17.900 meter persegi. Rute penerbangan yang biasanya satu jam satu penerbangan pun bisa jadi satu jam tiga penerbangan. kapasitas terminal penumpang dan komersial pun lebih besar, dengan penambahan musala.
"Yang sangat mungkin untuk dikembangkan adalah kargo. Bandara ini bisa kargo sampai 1.200 ton. Itu besar sekali. Sedangkan di Jabar juga banyak industri asal Jepang, yang kalau kegiatan ekspor pasti akan lewat BIJB. Dan Gubernur Shizuoka bilang memang Shizuoka ini gudangnya industri juga," imbuhnya.
Secara lebih luas, katanya, Jepang dapat bekerja sama dengan BIJB untuk pengembangan kawasan aerocity yang memiliki logistic park untuk kargo dan pergudangan. Di BIJB juga ada kawasan Aerospace Park, Energy Centre, Business Park, Creative Centre, dan kawasan residensial, yang semuanya ada dalam lahan seluas 3.480 hektare.
Manager Mount Fuji Shizuoka Airport, Kakesawa, berharap bisa menyelenggarakan direct flight dari Shizuoka ke BIJB. Dengan demikian, Jawa Barat akan menjadi daerah pertama di Asia Tenggara yang melakukan direct flight ke Shizuoka.
"Bandara ini menjadi istimewa karena dari bandara ini langsung terlihat Gunung Fuji. Menjadi gerbang ke Shizuoka," ujarnya.
Kakesawa pun menyatakan keseriusan pihaknya untuk membangun musala dalam proyek perluasan bandara tersebut untuk bisa melayani penumpang muslim dari berbagai negara dan mendorong pariwisata halal di Shizuoka.
Wisata halal
Selain, membuka peluang kerja sama untuk penerbangan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menginisiasi jalinan kerjasama pengembangan wisata halal dengan Pemerintah Prefektur Shizuoka di Jepang. Pariwisata halal dinilai sebagai gaya berlibur yang kian diminati dan dibutuhkan wisatawan muslim, termasuk wisatawan lainnya yang mendambakan wisata ramah keluarga.
Ahmad Heryawan (Aher) menyambut baik rencana Pemerintah Prefektur Shizuoka untuk mempelajari kebutuhan muslim dalam berwisata. Pihaknya pun mengapresiasi niat Shizuoka untuk membangun musala di Bandara Mount Fuji Shizuoka dan pengembangan pariwisata halal di Shizuoka.
"Semoga kerja sama ini bisa dikembangkan ke berbagai sektor dengan Shizuoka. Di antaranya untuk penerbangan dari Kertajati ke Shizuoka," katanya
Selama ini diketahui, Shizuoka menjadi kawasan penghasil teh, sayuran, dan buah, di Jepang. Selain menu vegetarian, Jepang yang memiliki berbagai resep olahan ikan pun dapat menjadi alternatif makanan halal.
Peluang bisnis dengan menciptakan pariwisata halal di Shizuoka, katanya, semakin terbuka lebar dengan kerja sama yang akan dilakukan dalam program sister province tersebut antara Shizuoka dengan Jawa Barat. Berbagai kerja sama dengan Jawa Barat dinilai akan meluaskan hubungan Shizuoka dengan masyarakat dan wisatawan muslim. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya