Berpakaian Adat NTT, Ganjar Cerita Pentingnya Peran Mall Pelayanan Publik
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mewajibkan pegawainya menggunakan baju adat setiap hari kamis. Hal itu juga terlihat dari busana yang dipakai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meresmikan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Batang, Kamis (23/1). Ganjar mengenakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tampil nyentrik dengan topi dari anyaman lontar di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, sejumlah Deputi dan tamu penting lainnya.
Penampilan Ganjar tentu menjadi perhatian para pejabat dan masyarakat yang hadir di lokasi. Sejumlah pejabat dan masyarakat langsung berebut untuk berfoto bersama dengan pria yang identik dengan rambut putih itu.
"Pak Menteri izin, saya punya program bahwa setiap hari Kamis di Jateng selalu pakai pakaian adat Jawa Tengah. Dan setiap Kamis pekan keempat, kami memakai pakaian adat nusantara. Mudah-mudahan ini mempersatukan kita semuanya," kata Ganjar mengawali sambutannya.
Mengenai mall pelayanan publik di Kabupaten Batang sendiri, kata dia, merupakan yang ketiga setelah sebelumnya juga berdiri di Kabupaten Banyumas dan Kebumen.
"Daerah lain juga siap-siap, seperti Kendal, Wonogiri, Pati dan daerah lainnya. Semoga dengan adanya Mall Pelayanan Publik ini, pelayanan masyarakat semakin optimal," ucapnya.
"Selama ini rakyat stres harus ke sana kemari demi mengurus izin misalnya, belum lagi ketemu calo. Maka dengan adanya mall ini, semuanya dapat terlayani satu pintu dan lebih cepat," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga menginginkan kepala daerah lainnya untuk ikut memiliki mall pelayanan publik seperti di tiga tempat tersebut.
"Daerah mesti berinisiatif, tahun depan saya harap bisa selesai semua. Ini mudah dan bukan perkara sulit. Nanti akan kami buatkan surat edaran kepada seluruh Bupati/Wali Kota agar menyiapkan ini. Saya minta disiapkan tahun depan, karena perencanaan pembangunan harus dimulai tahun depan," pungkasnya.
Sementara itu, Menpan RB Tjahjo Kumolo mengapresiasi Pemprov Jateng dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat melalui Mall Pelayanan Publik. Dia juga berharap sama, seluruh kepala daerah mengikuti langkah serupa.
"Saya harapkan maksimal dalam waktu dua tahun, semua daerah di Jateng memiliki fasilitas ini, agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat," pungkasnya.
Untuk informasi, mall pelayanan publik di Kabupaten Batang didirikan atas kerjasama berbagai instansi. Mall tersebut dapat melayani 329 urusan pelayanan publik, seperti perizinan, pembuatan paspor, BPJS, pelayanan Kantor Pos dan lainnya. Terbaru, di tempat itu masyarakat dapat melakukan perpanjangan SIM dengan mekanisme drive thru. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya