Benahi Mental Pemain, Sumsel United Siap Hadapi FC Bekasi City di Pegadaian Championship

Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, memfokuskan pembenahan mental pemain menjelang laga krusial kontra FC Bekasi City di Pegadaian Championship 2025/26 setelah dua kekalahan beruntun.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Benahi Mental Pemain, Sumsel United Siap Hadapi FC Bekasi City di Pegadaian Championship
Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, memfokuskan pembenahan mental pemain menjelang laga krusial kontra FC Bekasi City di Pegadaian Championship 2025/26 setelah dua kekalahan beruntun. (AntaraNews)

Palembang, 10/4 (ANTARA) - Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, tengah memfokuskan perhatiannya pada pembenahan mental pemain. Langkah ini diambil menjelang laga pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan krusial tersebut akan mempertemukan Sumsel United dengan FC Bekasi City.

Laga penting ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/4) pukul 19.00 WIB. Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, akan menjadi saksi bisu pertarungan kedua tim. Fokus pada aspek mental diharapkan dapat mendongkrak performa tim tuan rumah.

Keputusan untuk membenahi mental pemain muncul setelah Sumsel United menelan dua kekalahan beruntun. Tim asuhan Nilmaizar sebelumnya takluk dari Adhyaksa FC Banten dan Persiraja Banda Aceh pada pertandingan sebelumnya. Evaluasi menyeluruh pun segera dilakukan untuk menemukan akar masalahnya.

Nilmaizar mengungkapkan bahwa evaluasi tidak hanya mencakup sisi teknis dan taktik permainan. Aspek mental pemain juga menjadi perhatian utama karena dinilai sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan. Ini merupakan langkah strategis untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

“Evaluasi kita lakukan secara individual, unit, dan tim. Termasuk dalam bertahan, menyerang, dan transisi,” kata Pelatih Nilmaizar di Palembang, Jumat. Ia menambahkan bahwa mental pemain sangat memengaruhi konsentrasi mereka saat bertanding.

Menurutnya, penurunan fokus menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan timnya kebobolan pada laga-laga sebelumnya. Kurangnya kesiapan mental membuat pemain kehilangan konsentrasi, sehingga berdampak pada kesalahan dalam penempatan posisi dan penjagaan lawan.

“Ketika mental tidak siap, konsentrasi akan turun. Itu yang terjadi di beberapa pertandingan terakhir,” jelas Nilmaizar. Ia melanjutkan, akibatnya pemain tidak fokus dan lawan bisa mencetak gol dengan mudah.

Dalam sesi latihan selama sepekan terakhir, tim pelatih Sumsel United telah menekankan perbaikan pada konsistensi permainan. Fokus utama adalah menjaga performa stabil selama 90 menit penuh pertandingan. Ini mencakup aspek fisik, teknik, taktik, dan tentu saja, mental pemain.

Pembenahan menyeluruh ini diharapkan dapat meningkatkan performa tim secara signifikan. Nilmaizar berharap para pemain dapat tampil lebih solid dan fokus. Mereka harus mampu menjaga konsentrasi dari awal hingga akhir pertandingan.

Nilmaizar berharap pembenahan yang dilakukan dapat membawa Sumsel United meraih hasil maksimal. Terutama saat menjamu FC Bekasi City di kandang sendiri. Dukungan penuh dari suporter diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi tim.

Kemenangan di kandang sendiri akan menjadi sangat penting untuk mendongkrak posisi Sumsel United di klasemen Pegadaian Championship 2025/26. Ini juga akan mengembalikan kepercayaan diri tim setelah serangkaian hasil kurang memuaskan. Laga kontra FC Bekasi City menjadi momentum krusial bagi Sumsel United untuk bangkit.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi