Begini suasana saat Bupati Anas ajak Yenima sarapan pecel rawon
Merdeka.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung membatalkan aturan memakai jilbab di SMPN 3 Genteng. Aturan inisiatif pimpinan sekolah tersebut sangat diskriminatif sehingga langsung dibatalkan orang nomor satu di Banyuwangi itu.
Tak cuma itu, untuk meredam suasana, Bupati Anas juga mengajak sarapan Yenima Swandina Alfa, pelajar non-muslim yang sempat terganjal dengan adanya aturan itu. Bupati Anas mengajak Yenima dan ayahnya, Bapak Timotius untuk menikmati pecel rawon.
"Pagi ini saya undang yang bersangkutan untuk sarapan pecel rawon bersama. Ada bapaknya juga, Pak Timotius. Saya sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah daerah, karena bagaimana pun SMPN adalah lembaga di bawah pemda. Dan mari kita jaga bersama-sama kerukunan umat beragama di Banyuwangi. Saling menghargai kuncinya," ujar Anas.

Bupati Anas dan Yenima Swandina ©2017 Merdeka.com
Permasalahan ini, sambung Anas, harus menjadi pelajaran bagi seluruh aparatur sipil negara. Tidak hanya yang terkait bidang pendidikan, tapi juga semua bidang. "Berjilbab untuk pelajar muslim tentu tidak masalah, tapi tidak boleh dipaksakan kepada pelajar yang beragama selain Islam. Aturan sekolah tidak boleh mendiskriminasi, harus memberi ruang yang sama tanpa memandang perbedaan SARA," kata Anas.
Anas pun kembali meminta semua pihak bisa saling menghormati perbedaan. "Saya harapkan keberagaman kita ini menjadi keunggulan untuk membangun daerah, bukan menjadi penghambat," kata Anas.
Nah penasaran suasana sarapan antara Bupati Anas dengan Yenima Swandina itu. Silakan disimak videonya:
(mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya