Begini Persiapan Guru Besar Undip Usai Ditunjuk Jadi Panelis Debat Capres

Jumat, 1 Februari 2019 20:35 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Begini Persiapan Guru Besar Undip Usai Ditunjuk Jadi Panelis Debat Capres Guru Besar Undip Sudharto P Hadi. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Pakar bidang lingkungan hidup dari akademisi Universitas Diponegoro (Undip), Prof Sudharto P Hadi mempersiapkan diri usai ditunjuk menjadi panelis debat Calon Presiden (Capres) pada 7 Februari 2019 nanti. Menurut dia, debat akan ramai karena mengusung tema seputar energi, pangan, lingkungan, dan insfrastruktur.

"Pastinya suasana debat lebih tambah hangat, seru. Sebab berkompetisi melibatkan dua kubu dengan capresnya saja," kata Sudharto P Hadi saat ditemui merdeka.com di Fakultas Fisip Undip, Semarang, Jumat (1/2).

Dia menyebut, sampai saat ini lebih mempersiapkan batin dan meluangkan waktu untuk minta masukan kepada koleganya untuk menyiapkan materi pada ajang debat Capres nantinya.

"Tentunya pihak-pihak terkait seperti dosen, tokoh masyarakat yang bergiat di lingkungan. Itu sebagai masukan tentang masalah lingkungan yang berkembang di negara Indonesia," terangnya.

Meski demikian, ia tidak bisa menjelaskan secara detail terkait isi materi debat Capres yang digelar pada 7 Februari 2019 nanti. Sebab, ia bersama ketujuh panelis harus berkomitmen menjaga kerahasiaan isi materi debat tersebut melalui pakta integritas.

"Sifatnya rahasia tidak boleh membocorkan terkait isu krusial yang akan disampaikan dalam debat," jelasnya.

Kesediaannya jadi panelis juga dilatarbelakangi pekerjaannya selama ini sebagai ahli lingkungan hidup. Terlebih lagi, ini bukanlah yang pertama kali baginya.

Ia mulai dipercaya menjadi panelis sejak lima tahun lalu tepatnya ketika Pilpres 2014 berlangsung. Untuk menyukseskan debat kedua kalinya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memasang delapan nama untuk dijadikan panelis tahap kedua. Satu di antaranya terdapat nama Prof Sudharto P Hadi.

"Sekitar seminggu lalu diminta kesediaannya menjadi calon panelis. Bersyukur saya sudah umur 64 tahun dipercaya. Senang juga karena bidang yang saya geluti," ujarnya.

Untuk teknis, dia belum tahu apakah nantinya melalui proses karantina seperti debat capres 2014 lalu. "Kita belum tahu, secara teknis jadi panelis gampang, kan hanya dibelakang layar, intinya banyak senyum saja untuk hilangkan stres," kata Prof Sudharto. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini