Sukacita yang dirasakan saat momen Lebaran di Kampung Selaawi, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi kini berubah menjadi kesedihan.
Hanya satu minggu setelah perayaan Idulfitri, kawasan permukiman di kampung tersebut dilanda kebakaran hebat pada Jumat (27/03) siang.
Kobaran api muncul setelah salat Jumat dan menghanguskan beberapa rumah warga. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi segera bertindak setelah menerima laporan pada pukul 11.53 WIB.
Armada pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 16 menit kemudian untuk mencegah api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang padat penduduk di wilayah RT 17/RW 04.
Karena besarnya kobaran api, petugas terpaksa meminta tambahan kekuatan. Sekretaris DPKP Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengonfirmasi bahwa personel dari berbagai posko dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Kami segera menerjunkan tim dari Posko Cisaat dan Posko Sukaraja begitu menerima laporan. Mengingat eskalasi api yang cukup besar, kami juga dibantu oleh personel BKO dari Damkar Kota Sukabumi," ungkap Anita pada Jumat (27/3).
Sinergi antara petugas dari kabupaten, kota, dan bantuan warga setempat akhirnya membuahkan hasil yang positif. Api berhasil dipadamkan sebelum menyebar lebih luas, meskipun bangunan permanen dan semi-permanen yang terkena dampak mengalami kerusakan yang signifikan.
Anita menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan terkait total kerugian materiil akibat kebakaran ini. Namun, yang menggembirakan adalah tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Keberhasilan tim pemadam kebakaran dan kerjasama masyarakat menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Advertisement
Sehubungan dengan penyebab kebakaran, dugaan awal menunjukkan adanya masalah pada instalasi listrik.
"Untuk penyebab kebakaran, saat ini tim kami di lapangan masih melakukan tahap investigasi lebih lanjut. Namun, dugaan sementara api diduga berasal dari korsleting listrik," tambah Anita.
Oleh karena itu, pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan alat elektronik dan kompor di rumah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada instalasi listrik dan penggunaan kompor," ungkapnya.
Saat ini, warga yang terkena dampak kebakaran telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial setempat juga sedang mempersiapkan bantuan logistik untuk para korban.
Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban mereka yang terdampak. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.