Banjir Rob di Kabupaten Majene, 273 Rumah Rusak Parah
Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene merilis dampak akibat banjir rob yang menerjang wilayah pesisir pada Jumat (23/12) sore. Sampai hari ini, tercatat 273 unit rumah rusak akibat banjir rob.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Majene, Sirajuddin, menyampaikan warga yang rumahnya mengalami kerusakan hingga saat ini masih mengungsi.
"warga yang mengalami kerusakan mereka masih menumpang di rumah kerabat sekitar 273 unit rumah yang rusak akibat banjir rob," katanya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (28/12).
Dia mengungkapkan, bencana banjir rob sering terjadi di penghujung akhir tahun. Dan pada tahun 2022 ini, banjir rob juga mengakibatkan tiga titik jalan trans amblas.
"Ada 3 titik di jalan trans amblas akibat banjir rob dan berdampak pada arus lalu lintas di jalan trans. Kemudian banjir rob kebetulan 1 warga yang meninggal akibat tertimpa material rumah," jelasnya.
Saat ini pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa logistik kepada warga yang terdampak. Namun, dia mengakui, bantuan yang disalurkan masih sangat terbatas, sebab APBD yang dimiliki pihaknya sangat minim.
"Kami monitoring pendataan dari kabupaten sampai desa dan tentu hanya bisa memberikan bantuan logistik itupun masih sangat terbatas. Kami akan membicarakan ke pimpinan dan saat ini kondisinya memang ada keterbatasan APBD di Kabupaten Majene," ujarnya.
"Sebab korban gempa pada Januari lalu belum tuntas, recana relokasi belum selesai. Sekarang terjadi banjir rob dan sebenarnya APBD sangat terbatas," tutup Sirajuddin.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya