Bandung BJB Tandamata Dominasi Proliga: Lumat Medan Falcons 3-0 di Deli Serdang

Bandung BJB Tandamata tampil perkasa dalam lanjutan Proliga 2026, berhasil mengalahkan tuan rumah Medan Falcons dengan skor telak 3-0. Kemenangan Bandung BJB Tandamata ini menjadi modal penting di awal musim.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bandung BJB Tandamata Dominasi Proliga: Lumat Medan Falcons 3-0 di Deli Serdang
Bandung BJB Tandamata tampil perkasa dalam lanjutan Proliga 2026, berhasil mengalahkan tuan rumah Medan Falcons dengan skor telak 3-0. Kemenangan Bandung BJB Tandamata ini menjadi modal penting di awal musim. (AntaraNews)

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata sukses meraih kemenangan meyakinkan atas tuan rumah Medan Falcons dalam lanjutan kompetisi Proliga 2026. Pertandingan sengit ini berlangsung di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (16/1/2026). BJB Tandamata berhasil menumbangkan Falcons dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-18, 25-20), menunjukkan dominasi permainan yang solid.

Kemenangan ini menjadi bukti ambisi Bandung BJB Tandamata setelah sebelumnya sempat terseok-seok pada seri pembuka di Pontianak pekan lalu. Hasil positif ini juga menjadi catatan penting bagi Medan Falcons yang gagal membendung strategi taktis dari skuad asuhan Risco Herlambang. Ribuan pendukung tuan rumah harus menyaksikan tim kesayangannya takluk di kandang sendiri.

Sejak peluit awal dibunyikan, Bandung BJB Tandamata langsung menunjukkan performa terbaiknya dengan koordinasi tim yang apik. Duet legiun asing Sonaly Cidrao dan Anastasia Guerra menjadi motor serangan yang efektif, didukung oleh setter Tiara Sanger. Medan Falcons, yang diperkuat pemain seperti Maya Indri dan Pascalina Mahuze, kesulitan keluar dari tekanan sepanjang pertandingan.

Bandung BJB Tandamata memulai pertandingan dengan sangat agresif, langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan. Koordinasi apik antara setter Tiara Sanger dan dua pemain asing andalannya, Sonaly Cidrao serta Anastasia Guerra, membuat BJB mampu mendikte jalannya permainan. Serangan bertubi-tubi dari skuad besutan Risco Herlambang ini membuat pertahanan Medan Falcons kewalahan.

Pada set pertama, meskipun Medan Falcons menurunkan komposisi terbaiknya termasuk Maya Indri dan duo asing Dell Palomita serta Vi Thi Nhu Quynh, mereka tampak kesulitan menghadapi gempuran BJB. Bandung BJB Tandamata berhasil mengunci kemenangan set pertama dengan skor telak 25-17, menunjukkan superioritas mereka di lapangan. Ini menjadi awal yang baik bagi Bandung BJB Tandamata di Deli Serdang.

Memasuki set kedua, pertandingan sempat memanas ketika Falcons mencoba bangkit dan memberikan perlawanan sengit, membuat skor sempat imbang 8-8. Namun, ketenangan Calista Maya dan efektivitas serangan Anastasia Guerra kembali menjadi kunci bagi BJB. Mereka berhasil menjauhkan keunggulan hingga skor 17-10 dan mengamankan set kedua dengan skor 25-18, meskipun dukungan moril dari ribuan pendukung tuan rumah terus mengalir. Tertinggal dua set, Falcons mencoba bermain lebih lepas, namun kematangan pemain BJB di poin kritis memastikan kemenangan.

Pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang, mengungkapkan bahwa kemenangan ini sesuai prediksinya, melihat keseimbangan pemain secara head-to-head. Ia mengakui bahwa Falcons memiliki beberapa pemain nasional, namun BJB unggul dalam pengalaman. Risco juga menyebut laga melawan Falcons ini sebagai pemanasan dan persiapan penting menghadapi Jakarta Electric PLN pada hari Sabtu (17/1/2026).

Risco menambahkan bahwa jadwal pertandingan melawan Electric PLN yang kurang dari 24 jam membuat dirinya banyak melakukan rotasi pemain di lapangan. Sementara itu, salah seorang pemain BJB, Calista Maya, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan melawan Falcons. Kematangan pemain seperti Shintia Alivia juga berperan penting dalam mengamankan poin-poin kritis.

Di sisi lain, pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, dengan lapang dada mengakui kekalahan timnya merupakan tanggung jawab pelatih, bukan pemain. Pemain senior Falcons, Maya Kurnia Indri, juga menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya sudah berusaha maksimal, namun hasilnya belum optimal. Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Falcons untuk pertandingan selanjutnya di Proliga 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi