Bamsoet Pastikan Surat Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril akan Dibacakan di Paripurna

Senin, 15 Juli 2019 18:55 Reporter : Ronald
Bamsoet Pastikan Surat Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril akan Dibacakan di Paripurna Bambang Soesatyo. ©2018 Merdeka.com/Raynaldo

Merdeka.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengaku belum melihat surat dari Presiden Joko Widodo terkait permintaan pertimbangan permohonan amnesti untuk Baiq Nuril. Jika sudah sudah diterima, Bamsoet sapaan akrabnya ini akan dibacakan di rapat paripurna.

"Paling tidak besok pagi kalau sudah ada, saya naikkan ke paripurna untuk dibacakan di paripurna. Kami akan rapat bamus (badan musyawarah) untuk menunjuk komisi yang ditugasi untuk itu," kata Bamsoet usai menemui mantan Presiden Ketiga BJ Habibie di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/7).

Dia mengatakan sedang berada di luar DPR saat surat itu dikirimkan sore tadi. Namun sekali lagi, Bamsoet memastikan, surat tersebut akan dibacakan di hadapan anggota dewan.

"Besok saya pastikan akan dibacakan di paripurna," tegasnya.

Diberitakan, Permohonan amnesti Baiq Nuril, terpidana kasus ITE yang juga korban pelecehan seksual, telah masuk ke meja Presiden Joko Widodo. Menkumham Yasonna Laoly mengatakan, sudah menyerahkan kepada Jokowi melalui Mensesneg Pratikno.

Sudah kita serahkan ke pak Presiden melalui mensesneg, kita serahkan ke bapak presiden," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, (15/7).

Yasonna mengatakan pihaknya sudah mengkaji amnesti dengan para pakar. Ada pandangan amnesti diberikan untuk kejahatan politik. Namun, pertimbangan dalam kasus Baiq Nuril, kata Yasonna demi kemanusiaan. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini