Atlet Senam yang Gagal Ikuti SEA Games Dikenal Berprestasi Punya Puluhan Medali

Jumat, 29 November 2019 17:11 Reporter : Ya'cob Billiocta
Atlet Senam yang Gagal Ikuti SEA Games Dikenal Berprestasi Punya Puluhan Medali Keluarga atlet senam asal Kediri. Antara

Merdeka.com - Shalfa Avrila Siani, atlet senam artistik asal Kota Kediri gagal mengikuti ajang SEA Games 2019 di Filipina setelah dipulangkan paksa oleh tim pelatih. Pemulangan Shalfa diduga terkait perkara keperawanan.

Kuasa hukum keluarga Shalfa, Imam Muklas menuturkan Shalfa termasuk atlet berprestasi. Selain puluhan medali, beragam pertandingan baik di dalam negeri hingga luar negeri juga sering diikutinya. Belum lama ini dia juga menyabet medali perunggu dari ASEAN School Games di Singapura.

"Tanggal 20 November 2019 kami tes ke RS Bhayangkara Kediri, hasilnya hymen intak, artinya selaput dara masih utuh. Beda dengan hasilnya, hymen nonintak, akan dijelaskan ahli dan sebabnya apa. Kita tunjukkan ini (hasil tes) yang sana (tim kepelatihan) justru berbalik arah," kata Muklas kepada wartawan, Jumat (29/11). Dikutip dari Antara.

1 dari 4 halaman

Mengadu ke Kemenpora

Imam mengaku sudah mengadukan persoalan ini ke Ketua PB Persani Pusat, KONI Pusat dan Kemenpora.

"Artinya permasalahan ini biar didengar. Karena sangat miris sekali. Torehan prestasi hampir 49 sejak kelas dua SD, tetapi pada tanggal 13 November 2019 jam 16.00 WIB, diminta seketika oleh oknum pelatih, untuk segera diambil dari mess pelatihan di Gresik, prosesnya sampai jam 24.00 WIB," lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Keluarga Kecewa

Ayu Kurniawati, ibu kandung Shalfa, mengaku sangat kecewa atas apa yang menimpa anaknya itu, dan menyebut tim pelatih tidak memberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu dengan hanya memberikan informasi kepada keluarga agar anaknya dibawa pulang.

"Ya kaget. Tidak nyangka dibuat sama pelatihnya, terus dilempar begitu saja. Tidak ada surat tidak pemberitahuan. Langsung disuruh ambil saja," kata Ayu.

3 dari 4 halaman

Alasan Pemulangan Shalfa

Ayu mengungkapkan, di antara alasan pelatih memulangkan atletnya itu adalah Shalfa sering keluar malam dan selaput daranya sudah robek.

Ayu tidak mau begitu saja mempercayai alasan itu sehingga dia langsung memeriksakan anaknya ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Kediri. Hasil tes menyimpulkan hymen intak, yang artinya selaput dara atlet masih utuh.

"Saya merasa legal karena hasilnya masih virgin kata dokternya. Tetapi pihak pelatih meragukan hasil itu. Katanya harus dites lagi di Rumah Sakit Petro," kata Ayu.

4 dari 4 halaman

Tanggapan Kemenpora

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi terkait kabar pemulangan atlet senam Shalfa Avrila Siani oleh Persatuan Senam Indonesia (Persani). Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menuturkan, persoalan pemulangan atlet tersebut bukan terkait masalah keperawanan, melainkan tindakan indisipliner dari sang atlet.

"Kami langsung call Bu Ita (Yuliati Irawan) dari Persani, dan infonya sebagai berikut, katanya tidak betul ada pemulangan paksa oleh pelatih Persani. Yang benar kata Pak Indra (pelatih Shalfa yang di Jatim) bahwa atlet tersebut indisipliner dan kurang fokus dan berdampak pada prestasi yang menurun," kata Gatot S. Dewa Broto dalam siaran tertulis, Jumat (29/11). [cob]

Baca juga:
Kemenpora Sebut Atlet SEA Games Dicoret Bukan karena Keperawanan namun Indisipliner
Dituduh Tidak Perawan, Atlet Senam Asal Kediri Dicoret dan Gagal Ikut SEA Games
Strategi dan Prediksi Susunan Timnas U23 Hadapi Singapura di SEA Games 2019
Atlet-atlet Cantik yang Siap Harumkan Indonesia di Ajang SEA Games 2019
Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019
Lepas Kontingen SEA Games, Jokowi Minta Indonesia Masuk 2 Besar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini