Atasi kemacetan, perlukah kendaraan pribadi dibatasi?
Merdeka.com - Mengatasi kemacetan yang sudah akut di Ibu Kota Jakarta bukan perkara mudah. Perlu kebijakan dan strategi yang matang untuk bisa mengatasi masalah yang sudah identik dengan Jakarta itu.
Pengamat transportasi Universitas Indonesia (UI) Alvin Syah menyebut perlu adanya pembatasan kendaraan pribadi di Jakarta untuk mengatasi macet. Cara ini dinilai cukup manjur untuk mengatasi kemacetan di beberapa negara.
"Pembatasan kendaraan yang beroperasi sangat perlu. Tetapi bukan membatasi orang membeli kendaraan," ujar Alvin saat berbincang dengan merdeka.com, Minggu (4/11).
Menurutnya, pembatasan yang dilakukan adalah pembatasan operasional kendaraan pribadi. Hal ini bisa dilakukan dengan penerapan biaya parkir yang tinggi dan juga penerapan Electronic Road Pricing (ERP).
"Karena kita tidak mungkin melawan industri otomotif. Selain itu bila pembatasan pembelian yang dilakukan dikhawatirkan akan memiliki efek negatif misalnya PHK buruh pabrik mobil," terangnya.
Pembatasan dilakukan dengan memberikan beban yang tinggi kepada kendaraan pribadi yang beroperasi di jalanan. Tarif parkir yang tinggi, ERP dan pajak yang mahal bisa diterapkan untuk mengurangi masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.
"Tetapi sebelum itu diterapkan, moda transportasi publik harus diperbaiki terlebih dahulu sehingga masyarakat punya pilihan yang nyaman. Tanpa ada perbaikan transportasi umum yang memadai pembatasan kurang efektif," terangnya.
Namun demikian, pembatasan operasional kendaraan pribadi tidak bisa dipasrahkan kepada Gubernur DKI saja. Beberapa kebijakan untuk membatasi kendaraan pribadi memerlukan persetujuan pemerintah pusat.
"Untuk ERP misalnya, itu perlu izin dari Kemenkeu. Dan bila ERP diterapkan, dana yang didapat juga hanya memperbaiki sistem transportasi, bukan untuk yang lain," terangnya.
Kenaikan tarif parkir di Jakarta sendiri sudah diberlakukan, sedangkan ERP rencananya akan diterapkan pada 2013 mendatang. Efektifkah cara ini mengurai macet di Jakarta ini? (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya