Satuan Brimob Polda Banten baru-baru ini menggelar lomba Citraka Tangkas di Mako Satbrimob Polda Banten, Kota Serang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (7/11) sebagai bagian dari upaya rutin mengukur kesiapan personel. Lomba ini dirancang untuk mengasah kemampuan dasar pasukan elite Polri dalam menghadapi berbagai ancaman.
Inisiatif ini bertujuan utama untuk memastikan ketangguhan setiap anggota dalam menangani kejahatan berintensitas tinggi. Komandan Satuan Brimob Polda Banten, Kombes Pol Imam Suhadi, menegaskan pentingnya kompetensi ini. Ia menekankan bahwa kemampuan menembak dan penguasaan taktik adalah keahlian utama yang wajib dimiliki.
Lomba Citraka Tangkas bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan evaluasi komprehensif terhadap hasil latihan yang telah berjalan. Hal ini juga menjadi simulasi operasional yang menuntut respons cepat, akurat, dan terukur dari setiap personel Brimob. Kegiatan ini memperkuat kesiapsiagaan operasional pasukan di lapangan.
Advertisement
Advertisement
Kombes Pol Imam Suhadi menyatakan bahwa Korps Brimob Polri adalah pasukan elite yang menangani kejahatan berintensitas tinggi. Ini termasuk aksi teror, penggunaan senjata api, dan bahan peledak yang memerlukan respons khusus. Oleh karena itu, kemampuan menembak dan taktik harus terus diasah secara berkelanjutan.
"Salah satu wujud kesiapan diri kita adalah dengan memelihara kemampuan," kata Imam Suhadi. Ia menambahkan bahwa perlombaan Citraka Tangkas ini bertujuan meningkatkan kualitas kemampuan personel Brimob. Kompetensi tersebut harus terus diasah agar satuan selalu siap menghadapi situasi darurat dan ancaman bersenjata.
Lomba ini berfungsi sebagai tolak ukur dari latihan yang telah dilakukan sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini melatih konsentrasi dan ketepatan dalam situasi mendesak yang kompleks. Situasi lapangan yang semakin menantang menuntut personel memiliki respons cepat dan terukur.
Advertisement
Melalui ajang ini, Brimob Polda Banten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapan operasional pasukan. Ini juga memperkuat kemampuan taktis dan memastikan setiap personel siap diterjunkan dalam berbagai bentuk kejahatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Brimob Polri.
Advertisement
Kesiapsiagaan personel Brimob tidak hanya dibangun melalui latihan fisik yang intensif. Imam Suhadi juga menekankan pentingnya pembentukan mental yang kuat dan kedisiplinan tinggi. Aspek ini krusial untuk memastikan personel dapat bertugas optimal di medan berat.
Ia mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga loyalitas terhadap pimpinan dan soliditas antaranggota. Kebersamaan dan koordinasi yang baik sangat penting, terutama saat menghadapi tugas-tugas yang penuh tantangan. "Kegiatan seperti ini memperkuat kebersamaan dan koordinasi antaranggota di lapangan," ujarnya.
"Brimob harus selalu siap di garis terdepan ketika menghadapi kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat," tegas Imam Suhadi. Ia menginstruksikan agar tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap humanis kepada masyarakat. Pesan ini juga mencakup pentingnya untuk selalu menyayangi keluarga.
Advertisement
Kegiatan Citraka Tangkas ini dirancang sebagai simulasi operasional yang nyata. Hal ini menuntut kecepatan, ketepatan, dan kemampuan bekerja sama di bawah tekanan tinggi. Melalui ajang ini, Brimob Polda Banten memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai ancaman.
Sumber: AntaraNews