Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Maluku mendeklarasikan program 'Rumah Basudara' pada Sabtu, 20 September di Ambon. Deklarasi ini bertujuan untuk membangun budaya kerja yang inklusif di lingkungan kampus. Langkah ini merupakan wujud nyata dari komitmen Poltekkes Maluku dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Program 'Rumah Basudara' ini dirancang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan konsistensi. Deklarasi tersebut menjadi simbol peneguhan semangat budaya kerja yang berlandaskan kearifan lokal Maluku. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana kampus yang lebih harmonis dan produktif.
Direktur Poltekkes Maluku, Betty A Sahertian, menjelaskan bahwa inisiatif ini bermuara pada tujuan besar. Tujuan tersebut adalah peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Maluku. Deklarasi ini bukan sekadar janji, melainkan komitmen moral bagi seluruh civitas academica.
Advertisement
Advertisement
Mewujudkan Komitmen Moral dan Kolaborasi Kampus
Dokumen deklarasi 'Rumah Basudara' ini tidak hanya dianggap sebagai janji di atas kertas, melainkan komitmen moral yang mengikat. Seluruh civitas academica, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, diharapkan bekerja secara berintegritas dan bertanggung jawab. Komitmen ini menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas di kampus.
Deklarasi ini juga dipandang sebagai peristiwa penting yang mampu memperkuat kolaborasi lintas unit di Poltekkes Maluku. Dengan semangat kebersamaan, suasana kampus diharapkan menjadi lebih hangat dan inspiratif. Kolaborasi yang kuat akan mendukung tercapainya tujuan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Betty A Sahertian menegaskan, “Deklarasi ini adalah tekad bersama. Kita ingin menciptakan lingkungan kerja yang solid, harmonis, dan produktif. Semua ini bermuara pada tujuan besar yakni peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan di Maluku.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi dalam mencapai visi Poltekkes Maluku.
Advertisement
Advertisement
Integrasi Nilai 'Rumah Basudara' dalam Pendidikan dan Masyarakat
Integrasi program 'Rumah Basudara' di Poltekkes Kemenkes Maluku diwujudkan secara menyeluruh dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan. Dalam proses pembelajaran, nilai kejujuran, keberanian, konsistensi, serta kebersamaan diterapkan sebagai pedoman utama. Hal ini memastikan bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat.
Budaya kerja kampus diarahkan pada pola komunikasi yang terbuka, ramah, dan saling menghargai. Setiap layanan akademik dan administrasi diharapkan mencerminkan semangat kekeluargaan khas Maluku. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan seluruh anggota civitas academica.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat membawa nilai 'Rumah Basudara' ke tengah masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli dan siap membantu. Integrasi ini juga menyasar pengembangan sumber daya manusia kesehatan secara berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Membangun Identitas Kelembagaan Berkarakter
Lulusan Poltekkes Maluku diproyeksikan menjadi tenaga profesional yang berkompeten, berintegritas, dan peka terhadap budaya lokal. Program 'Rumah Basudara' menjadi landasan untuk mencapai visi ini. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki keahlian teknis tetapi juga karakter yang kuat dan berakar pada nilai-nilai lokal.
'Rumah Basudara' dijadikan identitas kelembagaan jangka panjang bagi Poltekkes Maluku. Identitas ini menegaskan bahwa institusi tersebut tidak hanya mencetak tenaga kesehatan terampil, tetapi juga membangun generasi yang berkarakter, inklusif, dan berakar pada kearifan lokal. Ini adalah upaya untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Poltekkes Maluku berharap deklarasi ini dapat menghadirkan lingkungan kampus yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Hal ini akan memperkuat peran Poltekkes dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan di daerah. Betty Sahertian menambahkan, “Rumah Basudara adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat, kita jaga, dan kita bangun dengan penuh cinta serta tanggung jawab.”
Advertisement
Sumber: AntaraNews