Antisipasi musim kemarau, 30 juta liter air disalurkan BPBD Jateng
Merdeka.com - Untuk antisipasi dampak kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng salurkan 30 juta liter air atau tepatnya 28.985.000 liter air ke 612 desa dari 181 kecamatan. Pendistribusian tertinggi air bersih ada di dua kabupaten/kota provinsi.
"Distribusi air tertinggi ada di Purbalingga sebanyak 5.320.000 liter air. Distribusi dilakukan sebanyak 1.064 tangki kapasitas 5.000 liter," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana di Semarang, Sabtu (1/9).
Dengan didistribusikan air sebanyak 30 juta liter se Jateng nantinya bisa membantu sejumlah warga yang mengalami bencana kekeringan. Dengan dikirimnya air bersih tersebut sama saja mencakup volume air di sungai Jatibarang Semarang.
"Cukup dan semua kebagian air bersih. Rata-rata pendistribusian air bersih merata di semua kota/kabupaten Jateng," ungkapnya.
Lanjut, Sarwa distribusi tertinggi ke dua, dilakukan ke Kabupaten Kebumen. Di mana, sebanyak 2,88 juta liter air didistribusikan ke 38 desa di 11 kecamatan. Sedang, 2,52 juta liter air di drop BPBD Jateng ke Kabupaten Sragen.
"Untuk Blora, Grobogan, Temanggung dan Pemalang droping air berkisar 1,5 juta telah dikirim sejak awal musim kemarau hingga saat ini," jelasnya.
Tidak hanya permasalahan kekurangan air, namun permasalahan kebakaran hutan juga menjadi kewaspadaan lintas stakeholder.
"Ada laporan kebakaran hutan di Jateng juga. Beberapa waktu lalu ada laporan kebakaran lahan hutan negara milik Perhutani lokasi di Petak 68 RPH Dawungan, BKPH Purwantoro tepatnya di Dusun Guno Kidul Desa Guno Kecamatan Jatiroto Kabupaten Wonogiri.
"Titik api terlihat sekitar pukul 12.30 Wib. Jarak api dengan permukiman warga saat iti berkisar 1 kilometer," ungkap Sarwa Pramana.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya