Anies terusik dengar nenek Siti terancam diusir dari rusun

Senin, 28 November 2016 16:19 Reporter : Anisyah Al Faqir
Anies terusik dengar nenek Siti terancam diusir dari rusun Anies Baswedan kampanye di kawasan Kanal Banjir Barat. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan berkunjung ke rumah susun (rusun) Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11). Sebelum memulai kampanyenya, Anies menyempatkan diri mengunjungi salah satu warga yang terancam diusir lantaran tak mampu membayar uang sewa.

Dia adalah Siti Bunga Rustanty. Wanita berusia 72 tahun hidup sebatang kara. Siti merupakan salah satu korban penggusuran di Kapuk, Pedongkelan yang kemudian direlokasi ke Rusun Pesakih.

Anies cukup lama bercengkrama dengan nenek Siti yang sehari-hari bekerja mengasuh anak tetangga dan melipat boks makanan untuk menyambung hidup.

"Ibu asalnya dari mana?," tanya Anies.

"Saya dari Bogor Pak," jawab Siti.

"Anak-anaknya kemana?," Anies kembali bertanya.

"Anak-anak saya tinggalnya jauh Pak. Ada yang di Kebon Kayu, Depok, jauh-jauh Pak. Mereka enggak pernah ke sini. Kalau ke sini paling setahun sekali. Atau saya yang ke sana," tutur Siti.

"Cucunya berapa?," kata Anies.

"Cucu saya banyak, sama pada misah semua. Saya enggak ada yang ngurus, saya urus semua sendiri. Kalau saya enggak dateng dia enggak dateng," tutur Siti.

"Mudah-mudahan tetep sehat yah," pesan Anies.

Saat berbincang, Anies mengetahui bahwa nenek Siti mendapat perintah pengosongan rusun lantaran tidak bisa membayar hingga 1,5 tahun.

"Dia (Siti) dapat perintah pengosongan karena enggak bayar, kerjanya bikin boks sama ngurus bayi tetangga, hidupnya sebatang kara, tanpa anak, suami sudah lama meninggal," terang Anies.

Anies memahami jika Siti tak pernah membayar sewa rusun. Sebab, untuk makan sehari-hari saja kesulitan. Tunggakan Siti kepada pengelola pun hingga 10 bulan.

"Nah yang seperti itu tanggung jawab negara, bukan diusir dari tempat tinggal," ujar Anies.

"Kalau saya jadi gubernur saya akan marahi yang mengusir. Undang-undang itu yang bilang harus dilindungi. Ini perintah undang-undang yang sering kali dilupakan," tegas Anies. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini