Anggota DPRD Jabar Setuju Bandara BIJB Ganti Nama jadi BJ Habibie

Selasa, 17 September 2019 21:29 Reporter : Aksara Bebey
Anggota DPRD Jabar Setuju Bandara BIJB Ganti Nama jadi BJ Habibie Bandara Kertajati. ©2018 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Wacana penggantian nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) menjadi BJ. Habibie direspon positif oleh anggota DPRD Jawa Barat. Hal itu dianggap sebagai penghormatan terhadap sosok yang berjasa dalam industri kedirgantaraan Indonesia.

Anggota DPRD Jabar Dadang Supriatna tidak mempermasalahkan dengan wacana tersebut dan menganggap sosok presiden ketiga Indonesia cocok diabadikan menjadi nama baru bandara yang berlokasi di Majalengka tersebut.

Menurutnya, jasanya terhadap industri kedirgantaraan di Indonesia sangat besar. Terlebih, BJ. Habibie menjadi sosok sentral dalam pembangunan Industri Pesat Terbang Nusantara (IPTN) yang saat ini berubah menjadi PTDI.

"Saya pribadi siap menandatangani dan mendukungnya terhadap keinginan petisi masyarakat Jabar yang menginginkan perubahan (nama) ini," kata politisi Golkar ini, Selasa (17/9).

Anggota DPRD lainnya, Kasan Basari juga mendukung rencana mengabadikan nama BJ Habibie untuk bandara. Ia meyakini warga Jawa Barat tidak akan keberatan karena sosoknya sangat kental dengan tanah pasundan.

"Beliau sosok anak yang dibesarkan di tanah Pasundan walau lahir di Pare-Pare, tapi besar dan sekolah di Bandung sejak SMP hingga ke jenjang Perguruan Tinggi," ujar politisi Gerindra.

1 dari 2 halaman

Berawal dari Petisi Online

Untuk diketahui, petisi penggantian BIJB sudah ditandatangani secara online di website change.org dengan judul "Mengganti nama Bandara BIJB Kertajati menjadi Bandara BJ Habibie". Inisiatornya adalah akun bernama Ihsan Joe pada 12 September 2019.

Alasan petisi itu dibuat karena menganggap BJ Habibie sebagai teknokrat di bidang kedirgantaraan kelas dunia dan pernah mendirikan Industri Pesawat Terbang (IPTN) yang berlokasi di Bandung. Nama beliau sangat layak menjadi nama Bandara di Jawa Barat yang berstatus kelas internasional.

Almarhum BJ Habibie pun lekat dengan Jawa Barat, karena pernah mengenyam pendidikan di SMAK Dago dan kuliah di Institut Teknologi Bandung. Pertemuan pertamanya dan pernikahannya dengan sang istri, Hasri Ainun Besari dilangsungkan di Kota Bandung.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun mempertimbangkan penggantian nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dengan BJ. Habibie. Hal ini menjadi salah satu opsi untuk mengabadikan nama presiden ketiga Republik Indonesia bangunan monumental.

2 dari 2 halaman

Ridwan Kamil Setuju

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memprediksi rencana itu tidak akan menjadi permasalahan. Dia juga setuju dengan usulan tersebut.

"Saya sudah dengar, memang sejalan dengan apa yang saya pikirkan. Hanya butuh proses saja. Saya juga tahu beliau bertemu cintanya (Ainun) di Jabar, sebelum ke Jerman sekolah di Jabar, mendirikan IPTN (sekarang PT DI) di Jabar," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Senin (16/9).

Pengusulan penggantian nama BIJB segera dibahas dengan DPRD Jabar agar terbangun kesepahaman dan kesamaan misi. "Idenya diapresiasi dan akan kami tindaklanjuti," katanya. [rnd]

Baca juga:
Ridwan Kamil Buka-bukaan Penyebab Bandara Kertajati Tinggal Dilayani 2 Maskapai
Tanggapan Menhub Budi Soal Usulan Kertajati Ganti Nama Jadi Bandara BJ Habibie
Ridwan Kamil Setuju Nama Bandara BIJB Diganti BJ Habibie
Saat Tol Cisumdawu Beroperasi, Bandung-Kertajati Cuma Butuh Waktu 45 Menit
Pembangunan Tol Cisumdawu Seksi III Ditargetkan Rampung Desember 2019
Bandara Kertajati Dinilai Saat ini Makin Sepi, Inilah Faktanya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini