Anggota Dewan Papua Sedang Kunjungan Kerja saat Kantor Dibakar Demonstran

Jumat, 30 Agustus 2019 00:12 Reporter : Merdeka
Anggota Dewan Papua Sedang Kunjungan Kerja saat Kantor Dibakar Demonstran Sejumlah gedung dibakar demonstrasi di Jayapura. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol mengatakan, sejumlah wilayah di Jayapura, Papua mengalami gangguan listrik dan jaringan telepon seluler. Ini imbas dari unjuk rasa berujung anarkis yang terjadi di Distrik Abepura, Jayapura, Papua. Sejumlah fasilitas publik dibakar massa yang sedang demo.

"Ada beberapa wilayah di area Jayapura yang mengalami mati listrik, itu masih kita dalami beberapa faktor penyebab terjadinya listrik mati," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (29/8) malam.

Begitu pun, kata Dedi jaringan seluler. Khususnya bagi pengguna Telkomsel.

"Diduga ada unsur pengrusakan juga sehingga jalur komunikasi khusus untuk Telkomsel mengalami kesulitan di wilayah Jayapura dan sekitarnya," ungkap Dedi.

Dedi menyatakan, situasi di Distrik Abepura, Jayapura, Papua, berangsur-angsur kondusif. Meski, TNI-Polri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah masih menjalin komunikasi dengan segelintir massa.

"Wilayah Jayapura sekitarnya meskipun jalur komunikasi agak sulit alhmadulilah informasi yang saya dapat malam ini situasi sudah cukup kondusif," kata Dedi.

Dedi pun mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh narasi-narasi hoaks.

"Kita himbau sama-sama terus," ucap dia.

Aksi demo menolak rasisme kembali terjadi di Kotaraja, Distrik Abepura, Papua, Kamis (29/8). Massa merusak dan membakar fasilitas publik. Salah satunya Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP).

Dedi menjelaskan, awalnya seribu massa turun ke jalan melakukan aksi damai. Kemudian, aksi itu ternyata disusupi perusuh. Mereka lalu memprovokasi massa untuk bertindak anarkis. Saat itu sebagian demonstran melakukan aksi bakar-bakaran di belakang Kantor MRP. Sedangkan, sebagian lainnya menyambangi Kantor MRP untuk menemui masyarakat dewan adat. .

"Kebetulan beberapa anggota MRP sedang melakukan kunjungan kerja. Jadi kosong, karena kosong mungkin masyarakat kecewa, makanya dia melakukan perusakan, pembakaran, di belakang terus merembet," papar dia.

Selain itu, sepanjang aksi demo tadi kata Dedi, massa perusuh juga merusak kendaraan dinas serta kendaraan milik masyarakat. Kemudian, Polsek Jayapura Selatan.

"Sementara untuk pembobolan dan pengrusakan Lapas Abepura masih belum dapat update terbaru apakah ada warga binaan melarikan diri atau rusak di dalam saja. Ini masih akan kita dalami dulu," tutup dia.

Terkini, Dedi menyatakan, situasi di Distrik Abepura, Jayapura, Papua, berangsur-angsur kondusif. Meski, TNI-Polri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah masih menjalin komunikasi dengan segelintir massa.

"Wilayah Jayapura sekitarnya meskipun jalur komunikasi agak sulit alhmadulilah informasi yang saya dapat malam ini situasi sudah cukup kondusif," kata Dedi.

Dedi pun mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh narasi-narasi hoaks. "Kita himbau sama-sama terus," ucap dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini