Andika Perkasa: 5 Tahun Kami Menjabat, Angka Kemiskinan di Jateng Harus di Bawah Nasional

Dia menyebut, hingga kini tingkat kemiskinan di Jateng masih di atas nasional.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Andika Perkasa: 5 Tahun Kami Menjabat, Angka Kemiskinan di Jateng Harus di Bawah Nasional
Cagub Jateng Andika Perkasa (merdeka)

Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Andika Perkasa menegaskan, persoalan pertama yang dihadapi Jateng ialah bagaimana upaya mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

Dia menyebut, hingga kini tingkat kemiskinan di Jateng masih di atas nasional, sehingga dirinya menargetkan penurunan angka kemiskinan dalam lima tahun ke depan jauh di bawah angka nasional.

"Kami menargetkan dalam lima tahun ke depan ini angka kemiskinan Jateng harus di bawah (nasional, red.) jauh dan angka pengangguran pun harus menurun. Nanti saatnya debat akan kami umumkan berapa angkanya (target penurunan, red.)," katanya di sela "Silaturahmi Ikatan Keluarga Minang", di Semarang dikutip dari Antara, Rabu (10/10).

Tidak hanya kemiskinan, Andika menjelaskan bahwa dirinya terus belajar mengenal berbagai persoalan yang ada di Jateng. Hal ini juga menjadi dasar utama menghadapi debat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada 26 Oktober 2024.

Purnawirawan jenderal bintang empat itu juga secara intens berdiskusi dengan calon wakil gubernur pendampingnya, Hendrar Prihadi atau Hendi.

"Kami perlu juga lah waktu (mempersiapkan diri, red.). Walaupun Mas Hendi memang sudah lumayan lama di Jateng, jadi enggak terlalu banyak waktu diperlukan. Tapi kalau saya kan perlu (waktu, red.)," katanya, didampingi Hendi.

Selain itu, Andika Perkasa menjadikan debat terbuka Pilkada Jakarta sebagai salah satu referensinya dalam menghadapi pelaksanaan debat Pilkada Jateng 2024.

"Debat yang pertama kan tanggal 26 (Oktober, red.). Kami sudah mempersiapkan, dan debat pertama di (Pilkada, red.) Jakarta kemarin itu salah satu referensi kami secara umum," tuntasnya.

Rekomendasi