Akhir Kasus Seleb TikTok Probolinggo yang Ngamuk ke Siswi Magang

Suami seleb TikTok Probolinggo Luluk Nuril kini menjalani pembinaan internal Polri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Akhir Kasus Seleb TikTok Probolinggo yang Ngamuk ke Siswi Magang
Akhir Kasus Seleb TikTok Probolinggo yang Ngamuk ke Siswi Magang (Merdeka.com)

Luluk Nuril dan keluarga siswi magang memutuskan berdamai.

Kasus seleb TikTok Luluk Nuril yang viral karena ngamuk ke siswa magang di salah satu pusat perbelanjaan Jawa Timur memasuki babak akhir. Luluk dan keluarga siswi magang memutuskan berdamai.

Kapolrestabes Probolinggo, AKBP Wisnu Wardhana membenarkan kedua pihak akhirnya berdamai. Keputusan berdamai diambil setelah polisi melakukan mediasi.

“Untuk kedua pihak telah dilakukan mediasi, sudah selesai mereka sudah berdamai, jadi tidak ada lagi dugaan pemeriksaan dan sebagainya,” kata Wisnu saat dihubungi merdeka.com, Selasa (12/9).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski telah berdamai, suami Luluk Nuril, Bripka Nuril Huda yang bertugas sebagai Kanit Binmas Polres Tiris, Probolinggo tetap dipecat. Saat ini, Bripka Nuril Huda masih dalam pembinaan internal Polri. 

“Saat ini suaminya si Nuril tengah dalam pembinaan internal Polri kami, jadi jelas ya, kasus Luluk Nuril udah selesai, dan suaminya yang sedang pembinaan,”

jelas Wisnu.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Luluk Nuril menghebohkan dunia maya lantaran membentak siswi SMK yang magang di salah satu pusat perbelanjaan Jawa Timur. 

Dalam video yang beredar, Luluk Nuril nampak tak terima saat siswi magang memberi tahu soal pembatalan barang. Bahkan, ia sempat menyepelekan dirinya yang bisa membeli barang puluhan juta.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Alhasil, Nuril pun seketika emosi hingga memberikan makian dan ancaman kepada siswa tersebut. Meski videonya kini sudah dihapus, banyak dari beberapa akun yang sudah mengunggah ulang momen Luluk Nuril yang membentak siswa magang itu.

Polres Probolinggo Buat Pakta Integras<br>
Dok. Istimewa

Kapolrestabes Probolinggo, AKBP Wisnu Wardhana mengungkapkan, buntut kasus Luluk Nuril, pihaknya membuat Pakta Integritas yang berisi empat poin. Pakta Integritas sudah disampaikan kepada seluruh personel pada saat pelaksanaan apel pagi di Lapangan Polres Probolinggo, Senin (11/9).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kegiatan apel ini dipimpin langsung Wisnu dan diikuti oleh pejabat utama, Kapolsek jajaran, personel Polres Probolinggo hingga anggota Bhayangkari Cabang Probolinggo. 

Wisnu menjelaskan, Pakta Integritas ini bertujuan agar seluruh personel polisi di Probolinggo dan anggota Bhayangkari dapat lebih bijak dalam bersikap, begitupun ketika menggunakan media sosial.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Diharapkan dengan adanya penetapan Pakta Integritas ini memberikan dampak positif kepada masyarakat terhadap aparat kepolisian. Wisnu juga berharap semua anggota polisi dan Bhayangkari dapat mematuhi dan menjaga norma-norma yang ada dalam institusi Polri.

Berikut empat poin isi Pakta Integritas:

1. Tidak hidup dalam gaya hidup hedonisme.
2. Bijak dalam bermedia sosial sehingga tidak merusak citra baik institusi Polri.
3. Tidak menyebarkan berita atau informasi palsu (hoaks).
4. Tidak mengeluarkan ucapan yang dapat merendahkan martabat atau harkat orang lain.

Rekomendasi