Ahok larang sahur on the road, anggota DPD DKI Fahira Idris meradang

Rabu, 17 Juni 2015 13:15 Reporter : Al Amin
Ahok larang sahur on the road, anggota DPD DKI Fahira Idris meradang Ahok. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana untuk mengkaji perizinan sahur On The Road (SOTR). Jika dianggap mengganggu seperti melakukan tindakan negatif dan membuang sampah sembarang, SOTR harus dilarang.

Menyikapi pernyataan Ahok tersebut, anggota DPD DKI Jakarta Fahira Idris menentang larangan SOTR. Menurutnya, mantan Bupati Belitung Timur itu harus mengimbau peserta SOTR untuk tidak menyampah dengan menggunakan berbagai media, termasuk televisi.

"Pak @basuki_btp saya himbau Anda untuk TIDAK MELARANG SAHUR ON THE STREET, CUKUP HIMBAU MEREKA UNTUK TIDAK NYAMPAH SAJA LAH," tulis Fahira melalui akun Twitter-nya, Rabu (17/6).

Menurutnya, jika ada yang membuang sampah hingga membuat keonaran, peserta tersebut harus ditangkap dan diberi sanksi. Lebih lanjut, pegiat anti minuman keras ini menegaskan, siapa pun yang melarang SOTR harus berhadapan dengannya.

"Siapa pun yang melarang kegiatan Sahur on the street di wilayah #Indonesia akan berhadapan langsung dengan saya."

Sebelumnya, Ahok sudah melakukan sosialisasi dengan sejumlah tokoh untuk mengingatkan peserta SOTR untuk tidak melakukan tindakan berbahaya dan melanggar hukum. Dia tidak ingin kegiatan amal tersebut dilanggar.

"Makanya di sini juga polisi sama Sekda sudah sampaikan ke beberapa kiai, paparan, kalau anak-anak melakukan hal berbahaya harus dilarang. Intinya kita tidak mau ada satu contoh teladan yang salah," ujar Ahok di Balaikota. [amn]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ramadan 2015
  3. Ahok
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini