Sosok Agustina Hastarini, istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman membuat heboh jagat maya usai beredar surat dinas di media sosial bertuliskan keterangan 'Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia'.
Dalam surat tersebut, Agustina Hastarini disebut akan melakukan kunjungan ke enam negara Eropa dan Turki sebagai bagian dari misi budaya. Kota-kota yang dijadwalkan dikunjungi adalah Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan. Kunjungan ini direncanakan berlangsung mulai 30 Juni hingga 14 Juli 2025.
Surat tersebut ditandatangani secara elektronik Sekretaris Kementerian Arif Rahman Hakim, berisi permohonan agar kedutaan besar Indonesia di negara-negara terkait untuk memberikan pendampingan bagi Agustina Hastarini beserta rombongan selama perjalanan tersebut.
Surat tersebut lantas menuai kecaman keras dari warganet, yang mempertanyakan legalitas penggunaan fasilitas negara untuk agenda yang melibatkan keluarga pejabat, dalam hal ini istri menteri. Kecaman ini muncul mengingat Agustina Hastarini bukanlah bagian dari struktur birokrasi atau pemangku kebijakan di kementerian tersebut.
Advertisement
Sosok Agustina Hastarini
Agustina Hastarini lebih dikenal dengan nama Tina Astari, lahir di Jakarta pada 19 Agustus 1979. Dia memulai kariernya di dunia hiburan Indonesia sebagai aktris sinetron dan film pada awal tahun 2000-an. Sebelum menikah dengan Maman Abdurrahman pada 20 November 2011, Agustina telah membintangi sejumlah sinetron dan film yang cukup populer.
Karier Agustina di dunia hiburan mencakup berbagai sinetron seperti Darah Gudang, Zahra, Sinar, Wanita Perindu Surga, dan Cinta yang Hilang. Selain itu, dia juga tampil dalam film layar lebar, termasuk Lari dari Blora (2008) dan The Promise (2017). Keterlibatannya dalam film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi (2020) menambah daftar prestasinya di industri film.
Setelah menikah, Agustina Hastarini beralih dari dunia hiburan ke dunia bisnis. Dia mendirikan dua merek kecantikan dan kesehatan, yaitu Larina Beauty dan Freshphoria.
Selain berbisnis, Agustina juga aktif dalam kegiatan organisasi. Saat ini, eia menjabat sebagai Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM dan Ketua Bidang Kemitraan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Dia sering mendampingi suaminya dalam berbagai acara resmi Kementerian UMKM.
Advertisement
Aktivitas Sosial
Agustina tidak hanya berperan sebagai pengusaha, tetapi juga sebagai aktivis sosial yang peduli terhadap perkembangan UMKM di Indonesia. Ia memberikan paparan dalam beberapa forum untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerajinan tangan lokal.
Baru-baru ini, namanya menjadi sorotan publik setelah sebuah surat permintaan fasilitas negara untuk kunjungan ke tujuh negara Eropa ditujukan untuk dirinya. Hal ini memicu perdebatan publik mengenai transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, menunjukkan bahwa Agustina tetap menjadi figur yang relevan dalam diskusi publik.
Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menjelaskan kronologi perjalanan istrinya, Agustina Hastarini ke enam negara eropa dan Turki hingga viral di media sosial. Negara dikunjungi Agustina itu seperti Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan
Kunjungan Agustina ke sejumlah negara eropa dan Turki itu menuai sorotan usai beredar surat dinas bertuliskan keterangan 'Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia' sebagai bagian dari misi budaya.
Menurut Maman, hal yang terjadi tidaklah demikian. Sebab sang istri disebut berangkat ke luar negeri dengan biaya pribadi. Tujuannya, mendampingi sang anak yang duduk di kelas I SMP mengikuti pertandingan misi budaya sebagai acara rutin yang dilakukan oleh sekolahnya.
"Saya sampaikan, satu rupiah pun tidak ada uang dari uang negara, satu rupiah pun tidak ada uang dari pihak lainnya. Saya tunjukkan dan saya sampaikan dokumen-dokumen pembayaran tiket langsung dari rekening pribadi istri saya," kata Maman di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (4/7).
Maman mengatakan bukti bayar semua akomodasi dari rekening sang istri sudah disampaikan ke pihak KPK. Termasuk uang makan, hingga pemesanan hotel, dibayarkan melalui rekening pribadi sang istri.
"Pembayaran ini juga sudah dilakukan pada Mei lalu. Artinya, tidak ada sedikit pun niat kita dari awal menggunakan fasilitas-fasilitas siapa pun," tegas Maman.
Maman mengklaim, KPK menerima penjelasan dan klarifikasi atas kabar yang beredar di sosial media dengan terbuka. Dia berharap, apa yang dijelaskan ke KPK dapat menyudahi polemik dan bias informasi di publik terkait kegiatan sang istri di Eropa.
"Saya sudah ke KPK dan ini saya bentuk pertanggungjawaban saya. Kan ada yang bilang ke saya begini, laporkan ke KPK, tidak usah dilapor-laporkan, saya sendiri datang ke KPK ini. Alhamdulillah, diterima dengan baik dan semua dokumen ini sudah saya sampaikan," ungkap Maman.