Ada Coretan di Tembok DPR Lokasi Mahasiswa Demo Tolak Revisi UU KPK

Kamis, 19 September 2019 23:28 Reporter : Ronald
Ada Coretan di Tembok DPR Lokasi Mahasiswa Demo Tolak Revisi UU KPK Aksi Vandalisme di Gedung DPR. ©2019 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Aksi mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, berjalan aman. Usai mahasiswa bubar, terlihat ada tulisan di tembok DPR.

Pantauan merdeka.com, ada beberapa bagian yang jadi sasaran aksi vandalisme seperti di tembok, pagar dan di jalan. Bahkan, ada coretan gambar tak senonoh di tembok.

"Sajak seorang presiden, di saat begitu banyak yang terluka, di situ pula hatiku bertanya tanya?" tulisan vandalisme di aspal, Kamis (19/9).

Tidak diketahui apakah coretan itu dilakukan mahasiswa yang berunjuk rasa sore tadi atau bukan.

Sebelumnya, Sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa menolak Revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (RUU KPK) dan Revisi Undang-undang KUHP (RKUHP) di depan Gedung DPR/MPR/DPD. Mereka kemudian ditemui Sekjen DPR RI Indra Iskandar dan melakukan kesepakatan.

Berikut isi kesepakatan mahasiswa dengan Indra :

Perihal permasalahan reformasi yang dikorupsi di Indonesia, telah disepakati poin-poin kesepakatan antara mahasiswa dengan Indra Iskandar selaku Sekretaris Jenderal DPR sebagai berikut:

1. Aspirasi dari masyarakat Indonesia yang direpresentasikan mahasiswa akan disampaikan kepada Pimpinan Dewan DPR RI dan seluruh anggota dewan.

2. Sekretaris Jenderal DPR RI akan mengundang dan melibatkan seluruh mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tanggal 19 September 2019, dosen atau akademisi, serta masyarakat sipil untuk hadir dan berbicara di setiap perancangan UU lainnya yang belum disahkan.

3. Sekretaris Jenderal DPR RI menjanjikan akan menyampaikan keinginan mahasiswa untuk membuat pertemuan dalam hal penolakan revisi UU KPK dan RKUHP dengan DPR serta kepastian tanggal pertemuan sebelum tanggal 24 September 2019.

4. Sekretaris Jenderal DPR RI akan menyampaikan pesan mahasiswa kepada anggota dewan untuk tidak mengesahkan RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Minerba dan RKHUP dalam kurun waktu empat hari ke depan. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini