7 Orang Sekeluarga Positif Covid-19, Dua RT di Tangsel Lockdown Lokal

Jumat, 4 Juni 2021 23:46 Reporter : Kirom
7 Orang Sekeluarga Positif Covid-19, Dua RT di Tangsel Lockdown Lokal swab antigen bagi pemudik yang kembali. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - 7 Orang dari satu keluarga di RT07/05 Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kota Tangerang Selatan, terkonfirmasi positif Covid-19. Atas kejadian itu, pihak Satgas RT melakukan lockdown lokal di wilayahnya.

"Jadi ada satu keluarga yang mengungsi di rumah orangtuanya di wilayah kami, karena suami dari keluarga itu, positif Covid-19 dan sudah dibawa ke Wisma Atlet," kata Fery Maulana, ketua RT setempat dikonfirmasi, Jumat (4/6)

Kemudian, anggota keluarga yang mengungsi ke rumah orang tua mereka di RT 07 itu, merasakan gejala Covid-19 setelah beberapa hari mengungsi di rumah orang tuanya.

"Mereka terdiri dari istri dan tiga anak, setelah melakukan tes swab, ternyata hasilnya positif Covid-19 pada Selasa (1/6) lalu," jelas Fery.

Selanjutnya, dilakukan treking kembali dan didapati virus tersebut, juga menjangkiti anggota keluarga lain dengan total 6 orang.

"Awalnya anak-anaknya merasakan gejala karena hilang rasa penciuman. Setelah dites ternyata positif. Ditreking lagi ternyata ada enam orang yang positif. Tiga anak kecil dan ibunya, neneknya dan satu adik dari ibunya. Jadi enam orang," jelas dia.

Saat ini, Fery menegaskan kalau 6 orang anggota keluarga dan seorang suami yang lebih dulu terkonfirmasi positif menjalani masa karantina di Wisma Atlet.

Kini untuk mencegah penyebaran covid semakin meluas, pihaknya mulai menerapkan lockdown lokal. Bagi pendatang yang masuk ke lingkungan tersebut, diwajibkan memiliki surat bebas Covid-19.

"Aktivitas pendatang masuk kita batasi, harus bawa surat hasil tes swab bebas Covid-19. Dan lingkungan tempat tinggal kami semprot disinfektan setiap pagi dan sore," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendallin Mahdaniar menegaskan, kasus tersebut termasuk kluster keluarga. Pihak Dinkes melalui Satgas yang ada juga sudah mentracking ke sejumlah warga lain, agar tidak terus menyebar.

"Kami sudah terima laporannya dan sudah melakukan tracing kontak ke orang yang pernah kontak dengan mereka yang terpapar. Sementara ini mereka masuk kluster keluarga," jelas dia. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini