PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menghentikan seluruh layanan dan rute perjalanan di Ibu Kota, menyusul insiden pembakaran sejumlah halte oleh oknum tak bertanggung jawab. Salah satu fasilitas vital yang hangus adalah Halte Polda Metro Jaya di Jakarta Selatan, yang kini menyisakan puing-puing.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (29/8) malam hingga Sabtu dini hari, saat demonstrasi berlangsung di Jakarta, menyebabkan kerugian besar pada infrastruktur transportasi publik. Akibat situasi yang tidak kondusif, ribuan penumpang terpaksa mencari alternatif moda transportasi.
Pembakaran ini tidak hanya melumpuhkan operasional Transjakarta, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan fasilitas umum. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi terkini melalui kanal resmi Transjakarta demi kelancaran perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Berdasarkan pantauan di lapangan, Halte Transjakarta di depan Polda Metro Jaya menjadi salah satu korban keganasan oknum tak bertanggung jawab. Bangunan halte yang semula berwarna cerah kini berubah menjadi hitam pekat, hangus terbakar.
Mesin tap in/tap out di halte tersebut juga ikut hangus, menyisakan hanya pondasi bangunan yang masih berdiri kokoh. Meskipun demikian, jembatan penyeberangan orang menuju halte masih dapat dilalui, menunjukkan kerusakan yang terfokus pada area operasional.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa total tujuh halte menjadi sasaran pembakaran. Insiden ini terjadi selama demonstrasi berlangsung di Jakarta pada Jumat (29/8) hingga Sabtu dini hari.
Advertisement
Ketujuh halte yang terdampak parah meliputi Halte Bundaran Senayan, Pemuda Pramuka, Halte Polda Metro Jaya, Halte Senen Toyota Rangga, Halte Sentral Senen, Halte Senayan, dan Halte Gerbang Pemuda. Selain dibakar, beberapa halte juga mengalami tindakan vandalisme dan perusakan fasilitas lainnya.
Advertisement
Sebagai respons atas situasi darurat ini, PT Transjakarta secara resmi mengumumkan penghentian seluruh layanan dan rute perjalanan. Keputusan ini diambil mengingat kondisi yang tidak memungkinkan untuk melayani pelanggan secara aman dan efektif.
Penghentian operasional ini tentu berdampak signifikan pada mobilitas warga Jakarta yang bergantung pada transportasi publik. Ribuan komuter dan pengguna Transjakarta harus mencari alternatif lain untuk mencapai tujuan mereka, menambah kepadatan lalu lintas.
Transjakarta terus berupaya memberikan informasi terkini kepada masyarakat mengenai status layanan mereka. Informasi terbaru dapat diakses melalui akun Instagram resmi @infotije, aplikasi TJ: Transjakarta, atau akun X (sebelumnya Twitter) @pt_transjakarta.
Advertisement
Kerugian yang ditimbulkan akibat insiden pembakaran ini tidak hanya pada fisik bangunan halte, tetapi juga pada kepercayaan publik terhadap keamanan fasilitas umum. Perbaikan infrastruktur yang rusak memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit, serta upaya pemulihan layanan yang optimal.
Sumber: AntaraNews