47 Tanaman ini bisa mencegah longsor
Merdeka.com - Sebanyak 47 jenis tanaman direkomendasikan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP2TPDAS) Surakarta untuk ditanam di daerah rawan longsor. Pemilihan 47 jenis tanaman sudah melalui uji lapangan yang dilakukan sejak 2008 di wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah.
Kepala BP2TPDAS Surakarta, Nur Sumedi mengatakan, pencegahan vegetatif ini efektif untuk kedalaman regolith tanah kurang dari lima meter. Kalau lebih dari itu pengaruh geologis lebih besar.
"Kami merekomendasikan tanaman pilang, cempedak, sukun, mimba, kemiri, nangka, jambu mete, aren, damar, bambu, tayuman, kupu-kupu, kayu manis, trengguh, kaliandra merah, kaliandra putih, kenanga, johar, sonokeling, dan sono siso," katanya di Kota Solo, Rabu (17/8).
"Kemudian sono brit, durian, lengkeng, eucaliptus, rengas, waru laut, waru gunung, dlingsem, lamtoro, lamtoro sabrang, bungur, mindi, mangga, rambutan, jengkol, angsana, sengon, petai, alpukat, pinus, bidara laut, kesambi, mahoni, cengkeh, asem, jati, dan laban," lanjutnya.
Sumedi menambahkan, pemilihan jenis tanaman tersebut memperhitungkan faktor pemicu longsor. Setelah dikaji dari sisi tajuk, keakaran dan evapotranspirasi didapatkan 47 jenis tersebut yang kemudian dipetakan zonasinya berdasarkan ketinggian lokasi, yakni antara 0-2000 meter di atas permukaan laut (dpl).
"Peran tajuk dalam intersepsi sangat membantu mengurangi jumlah air hujan yang sampai ke permukaan tanah, sehingga akan mengurangi jumlah air yang terinfiltrasi dan penjenuhan lengas tanah secara tepat. Evapotranspirasi berperan mengurangi kejenuhan air tanah agar tidak terjadi akumulasi air di lapisan impermeable yang justru menjadi bahan gelincir dalam kejadian longsor lahan," jelasnya.
Sumedi mengemukakan, perakaran berperan mencengkeram tanah sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah. Untuk lahan yang sangat miring diperlukan vegetasi dengan jenis perakaran yang dalam dengan akar serabut yang banyak. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya