Sebanyak 40 atlet paralayang dari sepuluh kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memeriahkan event paralayang tingkat Provinsi NTB 2025. Acara bergengsi ini diselenggarakan di Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Sabtu, dengan tujuan utama mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Penyelenggaraan event ini merupakan inisiatif dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Aerosport Indonesia (FASI) Sumbawa Barat, yang secara khusus diberi nama Mantar Fun Flay Paragliding and Camping Ground. Kegiatan ini mengusung tema 'Bangkitkan Paralayang Mantar Sumbawa Barat Maju Luar Biasa', menunjukkan semangat untuk memajukan olahraga dirgantara dan potensi wisata daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, Hairul, menegaskan bahwa Desa Budaya Mantar telah disiapkan secara matang sebagai lokasi penyelenggaraan. Master plan dan Detail Engineering Design (DED) telah disusun untuk menunjang pariwisata, termasuk kegiatan paralayang, sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Desa Mantar, Ikon Pariwisata Unggulan Sumbawa Barat
Desa Mantar di Sumbawa Barat kini semakin diperhitungkan sebagai destinasi wisata unggulan, terutama untuk olahraga paralayang. Dengan topografi yang mendukung dan pemandangan alam yang memukau, desa ini menawarkan pengalaman unik bagi para atlet maupun wisatawan.
Hairul menyampaikan bahwa keberadaan Desa Mantar sebagai ikon wisata daerah sangat penting untuk menunjang ekonomi Sumbawa Barat ke depannya. Ia berkomitmen untuk lebih sering mengunjungi desa tersebut guna memastikan pengembangan pariwisata berjalan optimal.
Pemerintah daerah telah menyusun master plan dan DED untuk Desa Mantar, menunjukkan keseriusan dalam mengelola potensi wisata. Hal ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dan investor, sehingga Mantar tidak lagi disebut sebagai daerah lintasan semata.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemerintah Daerah untuk Peningkatan Kesejahteraan
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung setiap event yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekda Hairul menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Berbagai program telah dilaksanakan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, di antaranya program Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat, baik melalui bantuan maupun dukungan pengembangan usaha.
Hairul menyatakan, "Pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mendukung semua event yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat." Pernyataan ini menggarisbawahi fokus pemerintah pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan pariwisata sebagai salah satu pilar utamanya.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme Peserta dari Seluruh NTB
Event Paralayang NTB 2025 berhasil mengumpulkan 40 peserta dari berbagai penjuru Provinsi NTB, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap olahraga ini. Kehadiran atlet dari sepuluh kabupaten/kota membuktikan daya tarik dan potensi besar paralayang di wilayah tersebut.
Peserta yang meramaikan Mantar Fun Flay Paragliding and Camping Ground berasal dari:
- Kabupaten Sumbawa Barat
- Kabupaten Sumbawa
- Kota Bima
- Kabupaten Bima
- Kabupaten Dompu
- Kabupaten Lombok Timur
- Kabupaten Lombok Tengah
- Kabupaten Lombok Barat
- Kabupaten Lombok Utara
- Kota Mataram
Advertisement
Kehadiran para atlet dari berbagai daerah ini tidak hanya menambah semarak kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan promosi potensi wisata masing-masing daerah. Event ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, menarik lebih banyak peserta dan penonton di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews