341 Ribu Paket MBG Dialihkan untuk Bantu Korban Banjir di Sumatera Utara

Sebanyak 173 SPPG di Sumatera Utara dan 52 SPPG di Aceh mengalihkan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk warga yang terkena banjir dan longsor.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
341 Ribu Paket MBG Dialihkan untuk Bantu Korban Banjir di Sumatera Utara
Sebanyak 173 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengalihkan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor. (© 2025 Liputan6.com)

Sebanyak 173 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara (Sumut) telah mengalihkan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membantu warga yang terkena dampak bencana banjir dan longsor. Hingga Sabtu, 29 November 2025, total terdapat 341.765 paket MBG yang telah disalurkan kepada masyarakat.

"Kami laporkan bahwa ada pengalihan penerima manfaat akibat bencana alam berupa banjir, sehingga wilayah yang terdampak diliburkan dan paket ini dialihkan kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap Kepala Kantor Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, KR Agung Kurniawan, dalam siaran pers yang dirilis pada Minggu (30/11/2025).

Berdasarkan informasi yang diterima, ratusan SPPG atau dapur umum MBG tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota. Di Kota Medan terdapat 51 dapur, sedangkan Kota Padangsidimpuan memiliki 4 dapur. Kota Tebing Tinggi memiliki 13 dapur, Kota Tarutung 5 dapur, serta Kabupaten Serdang Bedagai dengan 28 dapur dan Kabupaten Langkat 11 dapur. Selain itu, terdapat 3 dapur di Kota Sibolga, 3 di Kabupaten Tapanuli Selatan, 6 di Kabupaten Mandailing Natal, 27 di Kabupaten Deli Serdang, 9 di Kota Binjai, dan 13 di Kabupaten Asahan.

Selain di Sumut, 52 SPPG di Aceh juga sementara waktu mengalihkan distribusi paket MBG. Hingga Sabtu pukul 12:35 WIB, tercatat 52 SPPG Aceh telah membagikan 185.049 paket MBG kepada korban bencana.

"Dari 11 kabupaten/kota yang terkena dampak banjir, terdapat 52 SPPG yang aktif. Total paket MBG yang didistribusikan kepada korban banjir pada tanggal 26, 27, dan 28 November adalah sebanyak 185.049 paket," jelas Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal.

Distribusi paket MBG di Aceh mencakup beberapa kabupaten, yaitu Kabupaten Pidie dengan total 3.202 paket, Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 772 paket, Kabupaten Bireun yang menerima 101.817 paket, Kabupaten Aceh Utara dengan 7.949 paket, Kabupaten Lhokseumawe sebanyak 7.700 paket, dan Subulussalam yang mendapatkan 8.115 paket.

Namun, Mustafa mengungkapkan bahwa ada beberapa daerah di Aceh yang belum menerima bantuan paket MBG karena kondisi jaringan yang masih terputus, seperti di Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tenggara, dan Kabupaten Bener Meriah.

BGN telah mengambil langkah untuk mengalihkan sementara fungsi dapur MBG di wilayah yang terkena bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini diambil karena sekolah-sekolah yang menjadi penerima manfaat MBG diliburkan akibat dampak banjir dan tanah longsor. Koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, serta kementerian dan lembaga terkait telah dilakukan untuk mengirimkan bantuan dan logistik kepada warga yang terdampak bencana.

Salah satu prioritas utama pemerintah adalah membuka jalur transportasi dan komunikasi agar distribusi bantuan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Presiden Prabowo Subianto juga telah mengirimkan sejumlah perangkat Starlink dan genset untuk dipasang di daerah terdampak guna mendukung komunikasi.

Rekomendasi