Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

33 Siswa SD di Depok Terjangkit Hepatitis A, Diduga Karena Jajanan Sekolah

33 Siswa SD di Depok Terjangkit Hepatitis A, Diduga Karena Jajanan Sekolah Ilustrasi Anak Sekolah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan siswa sekolah dasar negeri (SDN) di Depok terjangkit virus hepatitis. Data dari Dinas Kesehatan Kota Depok mencatat, sebanyak 33 anak yang terjangkit.

"Sejauh ini baru empat sekolah yang baru saya terima datanya yang anak-anak muridnya terkena Hepatitis A," kata Kepala Dinas Kesehatan Depok, Novarita Senin (28/1).

Empat sekolah yang telah melapor pada dinas antara lain SDN Mekarjaya 30 sebanyak 10 siswa, SDN Mekarjaya 12 ada dua siswa, SDN Sukamaju 6 sebanyak 11 siswa dan di SDN Sukamaju 9 sebanyak 10 siswa. Dia mencurigai penyebabnya karena makanan atau jajanan yang tidak bersih.

"Penyebab dari penularan tersebut biasanya karena faktor kebersihan. Jadi kemungkinan pengelola makanan (pedagang) itu waktu (Buang Air Besar) BAB gak cuci tangan terus abis itu memegang makanan yang disajikan akhirnya kumannya kena dimakanan tersebut," duga dia.

Menurutnya, hepatitis A ini rentan menyerang anak-anak yang daya tahan tubuh kurang bagus. Ditambah lagi dengan fakctor cuaca yang kurang bagus belakangan ini.

"Ya kan mungkin karena musim hujan makanya daya tahan tubuhnya kurang ya, makanya cepat terserang penyakit ini," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, virus Hepatitis A ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi di sekolah-sekolah lain. Menurutnya, kejadian ini sudah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Tapi masih KLB parsial ya," kata dia.

Diakui dia, sampai saat ini pihaknya telah mengambil sampel makanan atau jajanan di sekolah-sekolah tersebut. Kemudian sampel makanan tersebut dilakukan uji laboratorium.

"Ya sudah kita ambil sampel makanan pedagang jajanan di lingkungan sekolahan tersebut untuk diperiksa di BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit," tambahnya.

Dia pun meminta dan mengimbau pada orangtua dan penjual makanan di sekolah untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dengan cuci tangan dengan bersih dan benar.

"Ya diimbau untuk masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat. Cuci tangan pakai sabun, kemudian dianjurkan bawa bekal dari rumah," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP