325 Orang Dirawat di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

Kamis, 26 Maret 2020 00:04 Reporter : Merdeka
325 Orang Dirawat di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jokowi tinjau kesiapan RS darurat virus corona. ©Hafidz Mubarak A/POOL/AFP

Merdeka.com - Wakil Kepala Komando Tugas Gabungan Tepadu (Kogasgabpad) RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Brigjen TNI M. Saleh menuturkan, sampai dengan pukul 12.00 WIB, ada 325 orang pasien yang mendapat perawatan di RS darurat Covid-19. Mereka terdiri dari 181 orang di IGD dan 144 orang di rawat inap biasa.

"Saat ini Pasien Covid-19 yang dirawat Inap 144 orang terdiri dari pria 86 orang dan wanita 58 orang," kata M. Saleh melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).

Pasien yang dirawat di RS darurat Covid-19 adalah pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang. Jika ada pasien yang memiliki penyakit comorbid atau penyakit penyerta sehingga dirujuk ke rumah sakit rujukan.

Rumah Sakit ini dapat menampung kurang lebih 2.500 pasien. Ada beberapa gedung yang sudah di-upgrade menjadi tempat perawatan pasien Covid-19, di antaranya ada empat gedung. Khusus gedung atau Tower 6 dan 7 dilengkapi peralatan seperti laboratorium dan ruang radiologi, ruang isolasi (ICU maupun non ICU) untuk merawat pasien Corona.

Pada saat pelaksanaannya, RS Penanganan Darurat Covid-19 ini, akan dibagi dalam 3 zona.

Pertama Zona Hijau adalah Tower 1, akan diisi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hanya orang yang berkepentingan yang dapat memasuki daerah ini. Termasuk di dalamnya dari pihak TNI, Polri, BNPB dan kelompok relawan.

Kedua Zona Kuning adalah Tower 3, akan diisi oleh Dokter, Perawat dan Petugas Paramedis lainnya.

Ketiga Zone Merah adalah Tower 6-7, adalah RS Darurat Penanganan Covid-19. Hanya mereka yang menggunakan APD lengkap yang dapat masuk ke zona ini selain pasien.

Markas Besar Angkatan Darat Pusat Kesehatan kemarin (22/3), telah mengirimkan 155 personel kesehatan angkatan darat ke RS Darurat Penanganan Covid-19 di Kemayoran.

Terdiri dari 11 dokter spesialis, 30 dokter umum, 1 apoteker, 3 asisten apoteker, 5 analis laboratorium, 5 penata rontgen, 50 perawat umum, 50 personil non medis. Mereka akan bertugas selama 1 bulan, sesuai surat nomor B/882/III/2020 tertanda Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono.

Reporter: Yopi Makdori [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini