Tips Jitu Agar Pengajuan Pinjaman Modal Usaha Disetujui Bank
Merdeka.com - Menjadi wirausahawan merupakan mimpi dari banyak orang di tengah pandemi Covid-19. Mengingat, tak sedikit jumlah tenaga kerja yang terkena PHK akibat keuangan perusahaan terpuruk.
Akan tetapi, modal usaha sering kali menjadi hambatan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, pinjaman modal usaha bisa menjadi solusi. Salah satunya melalui produk Kredit Multiguna Usaha (KMU) dari BCA.
Melansir dari laman bca.co.id, Rabu (22/6), terdapat sejumlah hal yang perlu Anda persiapkan agar pengajuan pinjaman usaha cepat cair:
1. Siapkan Model Bisnis dan Proyeksi Keuangan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKelayakan dalam model bisnis menjadi salah satu pertimbangan dalam menyetujui pinjaman. Untuk itu, diperlukan model bisnis yang kuat serta proyeksi keuangan yang jelas untuk model bisnis tersebut.
2. Tentukan Jumlah Pinjaman dan Tenor
Selain itu, Anda harus ketahui jumlah pinjaman uang dibutuhkan berdasarkan model bisnis yang sudah dibuat. Besaran pinjaman baiknya disesuaikan dengan kemampuan dalam membayar cicilan sehingga tidak memberatkan.
"Setelah itu, tentukan tenor yang pas dan sesuai dengan kebutuhan," tulis BCA.
3. Lengkapi Persyaratan
Lengkapi dokumen yang diperlukan seperti KTP, NPWP, Kartu Keluarga, Akte Nikah/Cerai, dan rekening koran sebagai persyaratan dalam pengajuan Kredit Multiguna Usaha (KMU) BCA.
4. Gunakan Jaminan Aset
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSiapkan jaminan aset untuk meningkatkan kredibilitas saat mengajukan pinjaman. Untuk pengajuan jaminan aset, ada kelengkapan dokumen yang harus disertakan.
Jika jaminan aset berupa tanah atau properti, dokumen yang diperlukan antara lain fotokopi sertifikat, fotokopi IMB, dan fotokopi bukti bayar PBB. Sedangkan untuk deposito, dokumen kelengkapan bisa berupa fotokopi bilyet giro.
5. Skor Kredit Baik
Skor kredit menjadi pertimbangan pihak bank dalam menyetujui pinjaman yang diajukan. Skor kredit ditentukan dari riwayat kredit yang dimiliki dan bisa dicek melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Bila skor kredit baik, maka kemungkinan pengajuan pinjaman diterima semakin tinggi. Sebaliknya, jika skor kredit tidak baik, maka kemungkinan pengajuan pinjaman diterima semakin rendah.
Maka dari itu, usahakan selalu menjaga skor kredit dengan membayar cicilan yang dimiliki secara tepat waktu.
(mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya