Menko Airlangga: Perbankan Takut Salurkan Kredit Rp1.800 Triliun ke UMKM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, banyak bank masih ketakutan memberikan kredit dalam jumlah besar pada UMKM. Sebab, belum banyak bank yang bermain pada sektor tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menko Airlangga: Perbankan Takut Salurkan Kredit Rp1.800 Triliun ke UMKM
ilustrasi bank. mybusiness.com.au

Pemerintah menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp1.800 triliun untuk pelaku UMKM di 2024 mendatang. Jumlah alokasi dana itu mencapai sekitar 30 persen dari total target penyaluran kredit perbankan keseluruhan di tahun tersebut.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, banyak bank masih ketakutan memberikan kredit dalam jumlah besar pada UMKM. Sebab, belum banyak bank yang bermain pada sektor tersebut.

"Perbankan lain sebetulnya agak ngeri dengan target 30 persen, karena tidak semua perbankan konsentrasinya ke usaha kecil dan menengah," ujar Airlangga dalam BRI Microfinance Outlook 2022, Kamis (10/2).

Mengatasi situasi ini, dia meminta Kementerian BUMN mengatur bank-bank pelat merah agar porsi penyaluran kredit untuk UMKM secara agregat tetap 30 persen.

"Silakan nanti Kementerian BUMN mengatur, karena kredit sudah dimiliki BRI yang menguasai 80 persen. Itu bisa di-share dengan BUMN lain, atau dengan sektor lain di Himbara maupun Perbanas," imbuhnya.

Airlangga menyampaikan, penyaluran kredit UMKM ini merupakan permintaan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghidupkan ekonomi pada tataran kelompok usaha kecil menengah.

Tapi, target penyaluran kredit UMKM Rp1.800 triliun pada 2024 nampaknya masih menyisakan gap besar untuk bisa mencapai target.

"Sekarang rata-rata Rp1.200 triliun, sedangkan untuk KUR sebetulnya hanya Rp373 triliun. Sehingga tentu masih ada delta yang cukup besar, diharapkan delta ini bisa diisi untuk pemberdayaan usaha kecil dan menengah," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi