Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lestari Bali mencatat total aset perusahaan mencapai Rp6,8 triliun hingga per kuartal III-2021. Dengan peningkatan aset ini, perusahaan berkomitmen untuk memperluas pembiayaan kepada UMKM.
"Sehingga semakin banyak pula pelaku UMKM yang berkesempatan untuk mendapatkan saluran modal usaha. Selain itu juga meningkatkan market share BPR," ujar CEO BPR Lestari Bali, Pribadi Budiono, Selasa (11/1).
Untuk memperluas pasar, pihaknya dan BPR KAS bahkan sudah menandatangani kesepakatan kerja sama. Ini menjadi awal keseriusan BPR Lestari dan BPR Kas untuk menggarap kolaborasi demi memberi dukungan kepada pelaku UMKM.
"Misi jangka panjangnya tentu memajukan perekonomian Bali. Dengan mendukung saluran modal usaha bagi UMKM, tentu berharap roda bisnis berputar dan akan menjadi efek domino untuk perputaran roda ekonomi di Bali," katanya.
Langkah awal kolaborasi ini juga menjadi angin segar bagi BPR lainnya. Disaat yang bersamaan pula BPR Lestari telah menjajaki kerja sama dengan BPR lainnya yang ada di Pulau Jawa. Kolaborasi ini dapat dilakukan secara masif sehingga semua BPR memiliki kesempatan yang sama untuk memperluas jangkauan pasar.
“Sejauh ini BPR Lestari Group telah berkolaborasi dengan 16 BPR lain di Jawa dan Bali. Ini saatnya kolaborasi bukan kompetisi. BPR bersatu tak bisa dikalahkan”, tutup Pribadi.